Kelestarian Karang Terancam

Kendari Ekspres 2009-09-07/Halaman 9 Baubau Ekspres

*Akibat Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk

Wangi-Wangi – Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dapat menjadi ancaman bagi kelestarian terumbu karang. Sebab populasi penduduk yang tinggi akan memberikan pengaruh secara langsung pada pemanfataan sumberdaya kelautan termasuk terumbu karang.

Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penanaman Modal, Penelitian dan Pengembangan Wilayah Kabupaten Wakatobi Ir Abdul Manan MSc ketika memimpin pertemuan triwulan II Dewan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (DPMP) Kabupaten Wakatobi belum lama ini.

Ketua Dewan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kabupaten Wakatobi ini juga mengatakan, laju pertumbuhan pendudukan Kabupaten Wakatobi saat ini yang mencapai 2,7 % setiap tahun tergolong cukup tinggi. Dalam lima tahun saja jumlah penduduk meningkat cukup signifikan.

Dari 65 ribu jiwa pada awal pemekarang Kabupaten Wakatobi meningkat menjadi 100 ribu jiwa lebih pada saat ini. Hanya berselang lima tahun. Sementara hamparan daratan Wakatobi diperkirakan hanya mampu menampung maksimal 400 ribu jiwa.

“Ini tugas bersama kita semua untuk mengkapanyekan pengendalian laju pertubuhan penduduk. Sebab walaupun berbagai program pelestarian karang di Wakatobi telah berhasil, tetapi kepadapatan penduduk tak dapat diatasi sejak sekarang maka apa yang telah dicapai itu akan sia-sia,” katanya.

Untuk itu Dosen Unhalu yang diperbantukan di Pemda Wakatobi ini meminta agar pihak Corremap II Wakatobi khususnya yang membidangi kampanye pelestarian karang aktiv dalam memberikan informasi pada masyarakat.

Tidak hanya sebatas informasi yang dapat menggugah kesadaran masyarakat dalam melestarikan karang tetapi termasuk informasi yang memuat perlunya mengikuti program Keluarga Berencana (KB).

“Lakukan ini melalui pondok Informasi yang sudah dibentuk disetiap desa binaan Corremap II Wakatobi,” pintanya.

Upaya lain yang perlu dilakukan yakni peningkatan kapasitas (capacitas building) bagi tenaga-tenaga pendamping Corremap di lapangan. Serta perlunya aksi nyata dilapangan berupa pengendalian sampah plastik terpadu.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Wakatobi Drs La Ode Hajifu MSi mengatakan kendala yang menyebabkan Corremap II Wakatobi lambat dalam mencapai keberhasilan selama ini yakni kurangnya kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki.

Disisi lain stakeholder pelestarian karang di Wakatobi masih terkesan menonjolkan ego sektoral. Padahal jika disadari semuanya memiliki visi, obyek dan tujuan yang sama.

Untuk itu kedepan, perlu ada sinergi atara lembaga pemerhati kelestarian terumbu karang di Wakatobi.

Ia juga meminta Dewan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kabupaten Wakatobi aktiv dalam memberikam masukan yang ada kaitannya dengan upaya pelestarian terumbu karang di Wakatobi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: