Mobil Pengangkut Dilepas, Kayu Diamankan

Kendari Ekspres 2009-09-05/Halaman Utama

Satu truk Jati Log Asal muna Bukan Dari Cagar Alam

Baubau– Satu truk kayu jati gelondongan dari Muna yang ditahan petugas kehutanan Baubau, Minggu (30/8) dibantah Kepala BKSDA Sultra melalui seksi Konservasi Wilayah I Buton Utara, Muna Buton, dan Baubau, Ir Made Rimbawan Msi.

Menurut dia, kayu jati log yang ditangkap itu bukan berasal dari kawasan cagar aalm, pertanyaan itu resmi dikeluarkan BKSDA setelah melakukan pengecekan pada kawasan caagr alam Napabalano yang luasnya yang sekitar 9,2 hektar.

“Yang ditebang itu bukan dari kawasan Cagar alam. Tidak tau kalau kawasan lainnya. Makanya saya minta laporan tertulis dari sana’ bantah Ir Made Rimbawan di ruang kerjanya, Jumat kemarin (4/9).

Menurut Made, pernah ada dari masyarakat mengadukan pengangkutan kayu antara hari Sabtu dan Minggu dari kawasan cagar alam Napabalano disampaikan melalui telepon seluler.

Namun, setelah memerintahkan resosrt BKSDA Napabalano Muna dan melakukan pengecekan lapangan, tidak ada kayu jati dari kawasan cagar alam yang ditebang.

“Tidak tau kalau ditempat lain, karena kita sudah periksa kawasan cagar alam. Masih lengkap dengan batas-batasnya”, ungkapnya.

Ia juga merasa tidak yakin bila kawasan cagar alam bisa dijarah. Apalagi kawasan itu jaga ketat oleh polisi kehutanan. Khusus cagar alam Napabalano dijaga oleh satu orang Polhut. Namun secara keseluruhan jumlah Polhut ada 4 orang yang bertugas di resort BKSDA Napabalano.

Penegasan serupa ditegaskan, Kadishut Muna, Drs La Ode. Ia menunjuk surat Kepala Resort Konservasi sumber daya alam Napabalano, La Ode Mengko, yang dilayangkan kepadanya bernomor: 27/vi/RKSDA.NR/2009.

Surat berisi dua point itu perihal laporan hasil pengecekan di cagar alam Napabalano. La Ode Mengko menyatakan telah melakukan cek lapangan dan tidak terjadi pelanggaran seperti penebangan hutan cagar alam sebagaimana disnyalir berita koran.

Kayu yang dikirim ke Baubau dinyatakan berasal dari dari kebun masyarakat yang bertetangga dengan caagr alam.

“Jadi status kayu yang dipersoalkan itu dan sudah menyeberang ke Baubau itu lengkap dokumen dan berasal dari hutan rakyat”, kataya.

Sekedar diketahui, Minggu (30/8), petugas Baubau menahan satu truk kayu jati gelondong asal Muna.

Jumlahnya mencapai 6 batang atau setara dengan 9,5700 meter kubik lengkap dokumen. Namun, kayu itu ditahan karena ada aduan masyrakat bahwa kayu itu berasal dari kawasan cagar alam Napabalano.

Kayu itu dikirim dari Muna oleh Mogo warga Kelurahan Tobula Kecamatan Tungkuno dengan menggunakan mobil tronton bernopol usang yang hanya tersisa tulisan DT 656, plat merah. Penerimanya di Baubau adalah Sutrisno.

Berdasarkan hasil pantauan saat ini ada 6 batang kayu jati gelondongan itu masih diamankan di kawasan pelabuhan Murhum Baubau,sementara mobil pengangkut kayu gelondongan dengan nopol DT 656, menghilang dari depan kantor polsek KPPP. Kabarnya, mobil pengangkut telah dilepas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: