11 Jam Listrik di Kendari Padam

Kendari Ekspres 2009-09-04/Kota Ekspres Halaman 8

Janji PLN Direalisasikan

Kendari– Janji PLN Cabang Kendari untuk tidak mati lampu saat berlangsung bulan bulan ramadhan tampaknya tidak bisa direalisasikan. Kemarin 3 September janji PLN tidak mati yang di dukung pihak pejabat dari PLN Sulawesi itu diingkari sendiri oleh pihak PLN.

Mulai, dari pukul 07.00, praktis aktivitas pelayanan yang sepenuhnya tergantung oleh jasa listrik Kota Kendari itu tidak berfungsi. Alias mati seperti aktivitas rumah sakit, dll, dan pertokoan dan masih banyak lainnya yang tidak berfungsi.

“Jika dihitung secara makro kerugian masyarakat Kota Kendari dengan berfungsinya listrik selama 11 jam kurang lebih mencapai miliaran rupiah” ungkap salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi kemarin.

Jika menghitung kerugian, memang jumlah kerugian di masyarakat itu jumlahnya bisa relatif besar tergantung sudut pandang yang mana akan digunakan.

Belum lagi sudut pandang image Kota yang tidak bisa diukur dengan materi. Misalkan, jika kemarin saat mati lampu, siapa tahu ada beberapa investor yang berada di Kendari, atau Sultra, tentu pandangan mereka tentang faslitas kebutuhan untuk berinvestasi seperti tersedianya sarana listrik yang memadai tentu sudah semakin berkurang minat mereka untuk berinvestasi disini.

Salah seorang pejabat sering kali berucap, karena beberapa mesin listrik dari salah satu kabupaten di Sulsel ssudah dibeli termasuk yang berada di pulau Sumatera sudah dibeli. Tapi lagi-lagi buktinya mana pejabat. yang ada hanya kebohongan terus menerus dan tidak terbukti. Lebih baik jangan mengumbar janji dulu jika realisasinya tidak berdasar” ungkap saat berbuka puasa.

Maksudnya siapa pun dia, pejabat Sulawesi seperti pernah terjadi di Kendari, pejabat Sultra sendiri atau pejabat teras lainnya, tidak usah mengumbar janji dulu. Itukan lebih bagus, ketimbang mengumbar janji tapi tidak ditepati, seperti yang terjadi pada listrik ini.

“Mungkin kalimat itulah yang harus disepakati oleh semua pejabat termasuk di lingkup PLN”, ungkap wartawan senior asal Konawe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: