Etnis Bajo Memesona di Pesta Rakyat

Kendari Pos 2009-08-31/Halaman 6 Bumi Anoa

Wangi-Wangi– Sebagai bagian Wakatobi, masyrakat Bajo juga tidak ketinggalan menampilkan ciri khas budayanya,

Tarian Duata yang diatrasikan membuat pengunjung terpukau, termasuk para Saileri, dan aktris.

Pesta Adat Duata itu dihelat pada hari ketiga Festival Wakatobi Sabtu (29/8), lalu. Meski cuaca sangat menyengat, tapi tidak menghalangi para pengunjung memadati pekarangan pelabuhan Wanci yang minim tempat bernaung.

Pesta Duata merupakan bagian pengobatan alternatif bagi warga Bajo yang sudah mengidap penyakit selama bertahun-tahun dan tidak bisa lagi disembuhkan dengan upaya medis.

Menurut Ketua Kerukunan Bajo Wakatobi, Mustamin menyatakan, pesta adat Duata berlaku bagi etnis itu seluruh dunia. Mustamin sedikit menyentil, biasanya dalam melakukann pesta Duata, pihaknya menghabiskan 5 juta , tapi prosesi kali ini panitia hanya memberikan dana 3 juta.

Padahal acara ini untuk mempublikasikan kebudayaan Wakatobi kualitas potensi wisata.

“Tapi sebagai bentuk dukungan terhadap Pemkab, apa pun akan kami lakukan. Apalagi potensi wisata merupakan sektor andalan penghasil PAD dan peningkatan ekonomi masyarakat”, ungkapnya.

Prosesi Duata itu dengan setia dihadiri Bupati  Wakatobi, Hugua. Begitu juga wakilnya, Ediarto Rusmin yang masih keturunan Bajo.

Tampak juga Nadine Chandrawinata, Duta Wakatobi, mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: