Minimal 60 Persen Kawasan Terbuka di Palagimata

Media Sultra 2009-08-28/Halaman 7 Daerah

Baubau– Satu lagi yang menjadi perhatian masyarakat dan pemilik lahan kawasan di pemukiman baru Palagimata. Para pemilik lahan kawasan ini diharapkan jika mendirikan bangunan memperihatikan porsi untuk daerah resapan.

Dalam rapat revisi Rancangan Tata Ruang Wilayah yang dilaksanakan Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Baubau, Rabu (26/8), hal ini yang isyarakatkan Walikota Amirul Tamim agar instansi terkait melakukan pengawasan di Palagimata agar pemilik lahan menyiapkan lahan sekitar 60 persen untuk halaman terbuka sebagai daerah serapan.

Artinya, jika masyarakat memiliki lahan sekitar 100 m maka minimal luas bangunan yang memiliki adalah sekitar 40 m dan selebihnya dijadikan sebagai lahan terbuak.

Untuk diketahui, sejak beberapa tahun terkahir, kawasan Palagimata yang semula merupakan kawasan kritis yang tak termanfaatkan.

Hal ini menyebabkan image Kota Baubau menjadi sempit karena dinamika masyarakat hanya terkonsentrasi di pusat Kota.

Namun setelah dilakukan pembukaan lahan Baubau yang dilengkapi dengan beberapa jalur jalan kawasan ini mulai menjadi kawasan terbangun yang memberikan pengaruh pada dinamika masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: