Jati Tungkuno Tumbang Dimata Aparat

Kendari Pos 2009-08-26/Halaman 5 Bumi Anoa

Raha– Ikon Muna sebagai penghasil kayu jati terbesar,benar-benar akan hanya menjadi kenangan.Hutan jati yang ada dikawAsan Jompi, Kontu, Patu-Patu , Bonea, hingga ke kecamatan Napabalano telah rata dengan tanah sejak tahun 200a-an.

Yang tersisa hingga kini hanya yang ada dalam cagar alam di kecamatan Napabalano di hutan jati Tungkuno. Tapi sejak sepekan terakhir, puluhan hektar hutan jati di kawasan hutan Tungkuno mulai rambah penjara hutan jati.

Anehnya, puluhan jati itu dijarah pembalak liar itu berada pada jarak yang terdekat dengan kantor Kehutanan UPT Munas Tenggara dikecamatan Tungkuno.

Kerja 16 Polhut serta kepala UPT kehutanan La Una dan sekertaris La Ode Hardin, pun dipertanyakan. Sebab puluhan pohon jati tumbang setelah “digasak” chainsaw dan mobil truk berkeliaran bebas dalam kawasan hutan.

La Ode Hardin justru terlihat terpukau melihat pemuatan kayu sebanyak dua truk sekitar hutan tersebut.

“Saya cuma mengawasi pemuatan kayu ini. Saya juga tidak tahu mau dibawa ke kemana, makanya saya lihat-lihat saja. Kalau izin pasti ada, cuma saya tidak tahu siapa yang beli” ungkap Hardin.

Di tempat berbeda Kapolsek mengakui justru heran dengan kerja dinas kehutanan di Muna Tenggara.

“Kita cuma memproses hukum jika da pelaku ditangkap. Empat hari yang lalu, dua tersangka pelaku pembalak liar di kawasan hutan di Tungkuno yakni La tege dan La Ale yang kita tahan diPolsek Tungkuno.

Para tersangka ini adalah titipan dari Dishut Kehutanan. Saya justru heran kayu jati di samping kantor kehutanan UPT Muna Tenggara yang habis duluan dirambah pembalak liar.

Saya sudah sampaikan pada Kadishut Muna, Mukadimah, agar beliu ganti semua petugas kehutanan di Muna Tenggara, tapi belum ada respon juga”, ungkapnya.

Kadishut Muna, Drs Mukadimah ketika ditemui pun hanya mensinyalir ada oknum Dishut Muna di UPT Muna Tenggara yang “bermain” dalam kasus ini.

“Tapi saya akan tindak tegas oknum itu jika terbukti terlibat. Tunggu saja”, ancam Kadishut Muna ini serius.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: