Ekspor Tambang Sultra Makin Anjlok

Kendari Pos-2009-08-25/HALAMAN 3 Ekonomi & Bisnis

Kendari– Ekspor hasil tambang dan perikanan Sultra semakin anjlok. Penurunan ekspor tersebut disebabkan harga jual nikel di pasar dunia belum stabil. Data di Subdin Perdagangan Luar Negeri (PLN) Disperindag Sultra, ekspor bulan Juli 2009 untuk Fero nikel hanya 7.49,92 ton dengan niali US$ 23.463,521.

Demikian bijh nikel hanya 92.808 ton dengan niali US$ 2.367.263. Sementara di Juni 2009 fero mencapai 10 ton lebih dan bijih sekitar 152,9 ton dengan total nilai sekitar US$ 28 juta.

Kasubdin PLN Disperindag Sultra, Sahibo menyatakan, penurunan ini disebakan harga nikel dunia yang masih anjlok sekitar US$ 12 per metrik ton, dibanding tahun sebelumnya seharga US$ 20 sampai 32 per metrik ton.

Pada bulan Juli lalu hanya tiga perusahaan tambang yang melakukan ekspor yakni PT Antam Pomalaa berupa fero nikel ke Korea dan Swiss. PT Arga Morini dan Intergra Maining tujuan Cina dan Jepang.

Ia memprediksi pada bulan Agustus ini, akan terjadi peningkatan ekspor. Pasalnya dua perusahaan baru yang baru masuk dan akan melakukan ekspor yakni PT Rezeki di Kolaka Utara.

“Keduanya sedang melakukan eksploitasi, Agustus ini mereka berencana melakukan ekspor”, ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: