Tanaman Horti Banyak Yang Mati

Media Sultra 2009-08-24/Halaman 2 Ekonomi

Kendari– Akibat kekeringan, sejumlah tanaman terong milik petani horti di Abeli dan Poasia mati kekeringan.

Seperti yang dialami petani terong di Abeli dan Poasia.

Puluhan pohon tanaman terong Gari siap panen mati akibat kekeringan, begitupula yang dialami Witono produksi terong turun total akibat keekringan.

“Sebenarnya terong tahan panas, tapi panasnya sangat terik, akibatnya tanaman saya kering dan mati, ungkap Gari, Minggu (23/8).

Hal senada dikatakan Witono. Katanya tanaman terong yang siap, panen pun mati, buahnya berkurang dan kecil-kecil,” ungkapanya.

Upaya yang dilakukan sekarang, lanjut Gari, hanya menyiram tanaman semampunya, karena letak sumber air jauh dari lokasi kebunnya.

Menurut Witono, kalau Juni sampai Juli mendapatkan 5 sampai 6 karung, sekarang panen hanya Rp 4 karung.

“Belum lagi harga jualnya murah, karena kualitas buahnya turun (kecil-kecil). Satu karung hanya di jual Rp 50 ribu”, ungkapnya.

Sebelumnya Kadis Perkebunan dan Holtikultura Sultra, Chaidir Nurdin menyatakan, kekeringan tidak merupakan tanaman rakyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: