147 Spesies Ikan Karang

Kendari Pos 2009-08-22/Halaman 6 Lingkungan

Ma’ruf Kasim: Berpotensi Untuk Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Buton menjadi kabupaten sejak tahun 1959. Dalam perkembangannya kemudian di dalamnya mekar beberapa kabupaten dan kota baru yakni, Kota Baubau, Kabupaten dan Wakatobi.

Berdasarkan kenyataan wilayah lautan yang luas tersebut maka terumbu karang memiliki nilai yang sangat penting ekosistem dan lingkungan di wilayah pesisir Kabupaten Buton.

Data menunjukkan bahwa kawasan Buton memiliki keaneragaman hayati yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan beberapa kawasan lain di dunia.

Bahkan beberapa ahli karang dunia menyatakan bahwa kawasan karang dunia menyatakan bahwa kawasan perairan Buton termasuk kawasan karang dunia yang memiliki keanekaragaman hayati karang sangat besar.

Kekayaan terumbu karang yang besar di Kabupaten Buton merupakan modal yang besar untuk membangun daerah serta untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakatnya yang kehidupannya sangat tergantung dari ekonomi pesisir.

Sektor perikanan dan pariwisata bahari diharapkan menjadi epngerak utama roda perekonomian Kabupaten Buton.

Karena itu maka kehadiran Coremap sebagai program rehabilitasi dan pengelolan terumbu karangi wilayah tersebut diharapkan bisa mengembalikan kejayaan masyarakat tempo dulu.

Paling tidak mereka tidak perlu harus merantau jauh hingga Papua hanya untuk menangkap ikan harapan tersebut telah dijanjikan oleh hasil penelitian beberapa tempat/desa di lokasi Coremap Kabupaten Buton atas karang dan ikannya.

1. Terumbu Karang

Hasil penelitian pada 16 daerah pelindungan laut (DPL) Coremap II di Kabupaten Buton, menunjukkan penutupan karang hidup yang masuk dalam kriteria baik, ditemukan pada 2 lokasi DPL yaitu Desa Wabula  sebesar 62,32 % , dan Desa Kelurahan  Kadatua sebesaar 63,32 %.

Sedangkan penutupan karang hidup yang termasuk dalam kriteria sedang ditemukan pada 9 lokasi DPL.

Penutupan karang mati sebagai indikasi kerusakan karang dan masuk dalam kriteria buruk. Beberapa hasil penelitian ditemukan di 5 lokasi DPL.

2.Ikan Karang

Hasil survei dengan menggunakn Belt Transek Permanen di 16daearh perlindungan laut desa sampaingan Coremap II Kabupaten Buton di dapatkan, 147 jenis spesies ikan karang tersebut.

66 jenis tergolong dalam kategori ikan mayor, 62 jenis iakn targetdan 19 Chaetodontidae.

Dari hasil pengamatan dengan menggunakan Belt Transek menunjukkan jumlah jenis speseis ikan kaarang rterbanyak di temukan daerah perlindungana laut di wialayah dampiangan Coremap II Kabuapten Buton.

Ada beberapa  wilayah dengan penutupan karang 62,32% hanya mempunayi 21 jenis ikan karang bila dibandingkan DPL Desa Bungi hanya 12,72% penutupan karaang hidup tetapi memiliki spesies ikan karang.

Berdasarkan temuan tersebut maka Ma’ruf menyatakan 43 jumlah DPL yang dimiliki Kabupaten Buton, disamping berpotensi utnuk mengembalikan kondisi secara keseluruhan juga sangat berpotensi utnuk dijadikan sebagai site-site penyelam baik utnuk tujuan wisata maupun untuk tujuan pengemabangan ilmu pengetahuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: