Sertifikasi Mengatasi Praktik Ilegal

Kompas 2009-08-21/E-paper HALAMAN 12

Manado – Sertifikasi penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia akan diberlakukan mulai Januari 2010.

Hal ini terkait dengan peraturan di Uni Eropa untuk menangkal masuknya tangkapan ilegal ikan ke kawasan tersebut.

Aji Sularso, Direktur Jenderal Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan, menyatakan bahwa hal ini akan berdampak positif bagi Indonesia.

”Hal itu karena 70 persen lebih ikan di pasar Eropa ditangkap di Indonesia. Sebagian besar ikan itu dibawa kapal Thailand dan Filipina, yang menangkap ikan secara ilegal di Indonesia,” ujar Aji, yang juga menjadi Ketua Panitia Sail Bunaken 2009.

Dengan keluarnya ketentuan sertifikasi penangkapan ikan, setiap kapal yang beroperasi di Indonesia diharuskan melaporkan hasil tangkapannya kepada pihak yang berwenang di pelabuhan terdekat.

”Di setiap pelabuhan hasil tangkapan ikan harus dilaporkan untuk mendapat sertifikat. Tanpa sertifikat itu ekspor ikan mereka ditolak Uni Eropa,” tuturnya.

Pemberlakuan ketentuan itu selanjutnya akan meningkatkan ekspor ikan dari Indonesia karena pasar ikan ke Uni Eropa mencakup 30 persen pasar dunia. Saat ini Indonesia merupakan pengekspor ikan terbesar keempat dunia, dengan nilai 5 juta ton per tahun.

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), 25 persen hasil perikanan dunia adalah dari penangkapan ikan ilegal.

raktik ini mengakibatkan negara berkembang mengalami kerugian lebih dari 30 miliar dollar AS, di antaranya Indonesia yang merugi sekitar Rp 30 triliun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: