Tanah Longsor, Dua Pendulang Tewas

Kendari Pos 2009-08-15/Bumi Anoa Halaman 5

Andoolo– Pertambangan emas Bombana kembali menelan korban. Dua warga Desa Roraya Konsel tewas tertimbun tanah saat melakukan penggalian pada areal pertambangan emas di Desa Watu-Watu. Kecamatan Rarowatu.

Dua warga tersebut masing-masing Hafid (37) dan Sologirang. Kedua korban tersebut langsung dipulangkan di desa Roraya utnuk kemudian dimakamkan.

“Kejadiannya pada pukul 17.15 Wita tanggal 13 Agusuts lalu. Saat asik menggali mengambil tanah. Tiba-tiba ada lonsor, keduanya tidak dapat menyelamatkan diri dari tujuh rekan mereka lainnya”, kisah Munsir kakak kandung Hafid yang menjadi korban, kemarin.

Munsir mengungkapkan, kejadian longsor tanah yang kemudian menimbun kerabatnya itu terjadi saat mereka mengantri mengambil bahan galian untuk selanjutnya di bawa ke bibir sungai dan di dualng.

Saat itu Hafid dan Solo lagi bersamaan mengumpulkan tanah. Tapi tiba-tiba tanahnya longsor dan menimbun korban. Sementara lima orang lainnya belum sempat mengambil bahan galian.

“Keduanya tidak dapat menyelamatakn diri dan tertimpa tanah lau meninggal.

Setelah kejadian itu, rekannya ramai-ramai mengangkat, untuk selanjutnya dibawa ke kampung di desa Roraya”, sambungnya dengan haru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: