Gubernur Tuntut Investor Tambang

Media Sultra 2009-08-15/Halman 6  Ibukota

Kendari– Geburnur Sultra, Nur Alam menuntut investor tambang agar saling berkomppetisi diantara perusahaan agar Pemda dapat menilai perusahaan yang memang benar-benar pantas untuk dipercayakan memegang Kuasa Pertambangan (KP) ataupun kontrak karya.

Tuntutan Gubernur ini didasarkan pada data yang dimilki Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, bahwa saat ini di Sultra terdapat 281 perusahaan yang dimiliki Kuasa Pertambangan (KP) dan kontrak karya.

Namun baru sebagian kecil perusahaan yang nyata pelaksanaan kerjanya dilapangan sesuai dengan KP atau kontrak karya yang sudah dimilikinya. termasuk sumbangsihnya ke pemerintah daerah dan masyarakat dalam bentuk Cooporate Social Responbility (CSR).

Sedangkan , sebagian besar perusahaan lainnya justru tidak jelas keberadaan dan eksistensinya yang oleh Gubernur, Nur Alam disebut sebagai perusahaan pemilik KP samaran atau KP hasil scan.

Untuk menguatkan tuntutan untuk saling berkompetisi itu, Nur Alam memberi warning kepada investor untuk serius terhadap tuntutannya itu.

Ungkapnya, pekan depan ia akan melakukan kunjungan kedua negara yang memiliki perusahaan raksasa yang bergerak dibidang pertambangan khususnya tambang nikel yakni China dan Taiwan.

Ia menyatakan, kita kan melihat proses kerja perusahaan tambang disana sekaligus mungkin menawarkan potensi sumber daya alam kita kepada mereka.

Kalau perusahaan yang perusahaan yang ada di daerah kita saat ini enggan berkompetisi yah kita ajak saja perusahaan yang ada dinegara itu untuk bangun pabrik di sini.

Selain menuntut komptesi terbuka diantaranya perusahaan tersebut, Gubernur pertama pilihan rakyat ini juga menuntut agar perusahaan pemilik KP dan kontrak karya untuk segera menunaikan tanggung jawab sosial mereka terhadap pemerintah dan khususnya masyarakat yakni lewat CSR.

Ia juga mengungkapkan, CSR dari PT Antam di tahun 2007 yang jumlahnya Rp 103 miliar telah disalurkan dengan baik.

“Percayalah para investor, tidak sepeser pun uang tersebut dikantongi oleh Gubernur, semuanya disalurkan kepada warga masyarakat yang diaplikasikan dalam berbagai bentuk penyalurannya.

Kalaupun untuk CSR tahun 2008 ada penurunan nilai tapi itu dapat kita pahami karena adanya resesi global. Yang penting CSR itu tetap jalan, “ungkapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: