Gelombang Perairan Timur Indonesia Rawan

Media Sultra 2009-08-15/Halaman 12  Selekta

Kendari– Perairan wilayah Timur Indonesia dinilai rawan untuk dilayari karena gelombang di perairan tersebut mencapai 3 meter lebih. Kondisi ini terjadi diperairan Masilina Doang-Doang, bagian Selatan Perairan Majene Paotere, Sulawesi Barat (Sulbar), bagian barat perairan Salabana, Selayar, Sulsel, perairan Tukang Besi, Teluk Tolo Kendari (Sultra), Laut Banda dan perairan Aru Tual (Maluku).

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Kepala Metereologi, dan Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) Kendari Adi Setiadi (Kamis, 13/8).

Kecuali di perairan pantai Balikpapan, Tanah Grogot, bagian Selatan Selat Makssar, bagian selatan Teluk Bone dan Laut Seram ketinggian gelombang hanya sekitar 1 sampai 2 meter.

Diprediksi kondisi tersebut terjadi beberapa hari ke depan dengan ketinggian 3,5 meter atau lebih.

Ditempat terpisah, Kepala Pengawasan Pelayaran, Adpel Kendari Patahuddin mengungkapkan, belum ada larangan atau penundaan kapal berlayar, terutama kapal trayek Surabaya-Kendari.

“BMKG melaporkan tidak terlalu berbahaya untuk dilayari sehingga belum ada penundaan berlayar”, ungkapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: