Sawah di NAD Kering

Kompas 2009-08-13/Halaman 23  Nusantara

Sig – Akibat kemarau panjang, ribuan hektar sawah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mengalami kekeringan. Hanya sekitar 40 persen dari total luas sawah, yaitu 380.000 hektar, yang bisa mendapatkan air dari sarana irigasi. Sisanya merupakan sawah tadah hujan.

Beberapa warga yang ditemui di Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie, Rabu (12/8), mengatakan, hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah untuk mengatasi hal itu.

T Zulkifli, warga Blang Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, mengatakan, banyak tanaman padi milik warga yang berusia sebulan mati karena ketiadaan air. Meski ada sumur di sekitar sawah, menurut Zulkifli, warga tak bisa mengalirkan air ke sawah karena tak ada pompa.

Di Kabupaten Pidie, dari total luas lahan sawah yang ada, yaitu 29.228 hektar, sebanyak 5.700 hektar di antaranya kering.

Syarifuddin (55), Ketua Kelompok Tani Makmoe Beusare, Desa Blang Miro, Kemukiman Lamkrak, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar, mengatakan, tidak jauh dari desa, ada sungai dengan debit air cukup besar. Namun, tak ada bantuan dari pemerintah untuk membangun sarana irigasi.

Selama ini warga hanya mengandalkan air hujan untuk menyirami sawah dan ladang mereka. ”Sepanjang tahun, hanya empat bulan warga bisa bekerja di lahan. Selanjutnya, lahan tidak bisa digarap,” kata Syarifuddin.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Pemerintah Provinsi NAD Asrin MP mengatakan, pihaknya sudah meminta dinas kabupaten/kota untuk mengimbau warga agar tidak menanam sampai Oktober.

Musim kemarau panjang ditambah dengan gejala El Nino akan memperburuk pertanian tanaman pangan. ”November atau Desember para petani baru bisa menanam,” katanya.

Asrin juga meminta masing- masing dinas memberdayakan pompa air yang mereka miliki untuk membantu petani yang kesulitan mendapatkan air.

Di Provinsi Jawa Tengah, kekeringan di lahan pertanian mencapai 5.715 hektar. Seluas 1.784 hektar di antaranya puso.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Hadi Prabowo mengatakan hal itu dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jateng di Kota Semarang, Rabu. ”Wilayah yang mengalami kekeringan antara lain Kabupaten Semarang, Pati, Pemalang, Rembang, Blora, Batang, Klaten, Sukoharjo, Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Pekalongan, dan Brebes,” kata Hadi.

Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih pernah menyatakan, Pemprov Jateng menyediakan dana Rp 25 miliar untuk menolong masyarakat.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Jawa Tengah Mochtar Khiram mengatakan, petani yang lahannya kering mendapat air dari sumur artesis yang dibangun di tiap desa.

Kekeringan yang melanda Sulawesi Tengah dua bulan terakhir berdampak pada penurunan produksi gabah. Hal itu dialami petani di Kabupaten Sigi, salah satu sentra beras di provinsi itu.

Amiruddin (35), petani di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, mengatakan, biasanya dihasilkan gabah kering panen 3-3,5 ton per hektar. Kini, tinggal 2 ton per hektar. Penyebabnya, pasokan air dari bendungan Gumbasa dan Wono sudah terhenti dua bulan.

Air bersih dan beras

Menghadapi ancaman kekeringan, Pemprov Jawa Timur menyiagakan truk tangki pemasok air bersih dan 200 ton beras di masing-masing kabupaten/kota. Pendistribusian akan dilakukan di empat badan koordinasi wilayah (bakorwil), yaitu Bakorwil I Madiun, Bakorwil II Bojonegoro, Bakorwil III Malang, dan Bakorwil IV Pamekasan. Hal itu dikatakan Gubernur Jatim Soekarwo selepas bertemu bupati/wali kota se-Jatim di Gedung Grahadi di Surabaya, Rabu.

Delapan daerah di Jatim dikhawatirkan mengalami kekeringan, yaitu Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Kediri, Trenggalek, Gresik, Lamongan, dan Pamekasan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Jatim Kusdirianto menambahkan, pihaknya menyiapkan bantuan benih padi 25 kg per hektar bagi petani yang mengalami puso atau gagal panen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Jatim Budi Susilo mengatakan, kekeringan sebenarnya dapat diantisipasi dengan mengoptimalkan mata air yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: