23 Ribu Hektar Wilayah DAS Kritis

 

2009-08-13/Halaman 12 Selekta

Kendari– Luas lahan kritis di 48 Daerah Aliran Sungai (DAS), Indonesia tercatat 30.196.800 ha yang terdiri 23.306.233. ha DAS kritis dan DAS sangat kritis 6.890.567 ha.

Di Sulawesi 6 DAS masuk kategori ktiris, termasuk DAS Lasolo dan DAS Konaweha dengan sub Das Lalindu dan Padele.

Seperti yang dikatakan Herudianto, staf ahli Direktur Pengembangan DAS, Dephut di kendari, Selasa (12/8), bahwa kondisi tersebut diperparah laju rehabilitasi yang tidak seimbang dengan laju deforestasi. Luasnya mencaapi  80 juta hektar per tahun.

Permasalahan DAS yang lainnya, keterpaduan dan koordinasi antarsektor, anatar instansi masih lemah, konflik antar kepentingan sektor, anatar daerah hulu hilir DAS, tingkat pendapatan dan partisipasi penduduk rendah, dan dana pemerintah semakin terbatas.

Padahal yang diharapkan dalam pengelolaan DAS adalah terwujudnya koordinasi, integrasi, sinkronikasisi, dan sinergi anatr multipihak dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan DAS.

selain itu, terwujudnya kondisi tata air DAS yang optimal yang meliputi jumlah, kualitas, dan distribusi ruang dan waktu.

Lebih lanjut, perlu ada keterpaduan untuk menyelamatkan DAS, sebagaimana amanah UUD No. 41/1999 tentang kehutanan dan UU 7/2004 tentang Sumber Daya Air.

Ditingkat pemerintah sudah ada MOU tiga menteri, yaitu Menteri kehutanan, PU, Menteri Pertanian tahun 2007 tentang rehabilitasi DAS kritis utnuk konservasi sumber daya lahan air.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: