Kakao, Mete, dan Lada Terancam Gagal Berbuah

Media Sultra 2009-08-12/Halaman Utama

Kendari– tanaman kako, jambu, mete, dan lada terancam gagal buah jika terjadi kekeriangan samapi Februari 2010, sebagai dampak dari fenomena El Nino.

Menurut Wakadis Perkebunan dan Hortikultura, Aksioma Bonde, Selasa (11/8), mengungkapkan, sekitar 75 persen petani jambu mete di Sultra kehilangan produksi, begitupula lada dan kakao.

Menurut Ia, bebrgai upaya yang dilakukanm untuk meminimalisir kehilangan produksi agar tidak semakin parah, salah stunya menyarankan petani  untuk menanam pohon pelindung.

“Pilihan petani hanya menanam pohon pelindung, atau memberikan irigasi tets. Kalau tidak resiko gagal berbuah makin parah”, ungkapanya.

Selain itu, Kasubdin Perlindungan Tanaman Ir Oktovianus menyatakan meski perkeebunan lebih takan terhadap kekeringan, tapi kalau kekeringan berlangsung lama, dipastikan produksi buah turun drastis.

Untuk mengurangu efek kekeringan, petani disarankan membuat roar (lubang sampah untuk menyimpang bahan organik yang dapat menyimpan air.

Selain itu petani diharapkan kembali menanam pohon pelindung.

Sementara itu, Kasubdin Produksi Tanaman Perkebunan, Haskar Hadi menambahkan, jika El Nino benar-benar terjadi maka komoditi tiga tanaman tersebut dipastikan turun.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, produksi kakao di Sultra mencapai 909 kg/kg/hektar.

Sementara produksi jambu mete 399/kg/hektar. Saat ini luas pertanaman kakao rakyat Sultra mencapai 20042 hektar, dan jambu mete 121.511 hektar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: