Penanaman Juni Rawan Terkena Dampak El-Nino

2009-08-10/Hal 6 Ibukota

Kendari–Padi sawah dan sawah tadah hujan yang ditanam bulan Juni-Juli dan Agustus paling rawan kekeringan akibat dampak Elnino-.  Sedangkan padi yang ditanam Januari-Februari-Maret dianggap aman dari El-Nino.

Hal tersebut dikatakan Kadis Pertanian Sultra, Ir Mansyur, M.TP kepada wartawan, Jumat, pekan lalu.

Menurut dia, “Semoga saja kekeringan tidak separah yangg dikatakan lembaga Meterologi lamanya sampai Januari 2010”, katanya.

Kalaupun kekeringan terjadi, berbagai alternatif telah disiapkan, antara lain, pemakaian pupuk kompos secara tepat, pemakaian varitas tahan kekeringan dan penghematan air.

Luas total pertanaman padi 2009 periode pertama Januari sampai Maret, dan periode pertama Januari sampai Maret, dan periode kedua Juni, Juli dan Agusuts luasnya mencapai 97.000 hektar.

Kasubdin Produksi Tanaman Pangan Sultra, Antoni Balaka, mengungkapkan sebagai antisipasi terhadap ancaman kekeringan pihaknya akan menyelenggarakan pertemuan dengan para kadis pertanian se-Sultra, untuk menyatukan visi terhadap ancaman kekeringan.

“Kalau tidak halangan pekan ini, pertemuan dengan teman-teman Kadis kami laksanakan”, ungkapnya.

Ia juga menambahkan yang paling rawan adalah irigasi yang mengandalkan air hujan.

Capaian produksi bagah kering giling (GKG) petani Sultra periode-periode pertama 2009 mencapai 418.466 GKG.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: