Inco Konsultasikan Rencana Reklmasi dan Pasca Tambang

2009-08-07/Daerah hal 7

Kolaka– PT Inco konsultasikan rencana reklamasi dan pasca tambang wilayah Pomalaa dan Baula di ruang rapat wakil Bupati, Kamis (6/8), yang dipimpin Plh. Sekab Kolaka, Ahmad Syafei.

Pertemuan yang dihadiri Ketua Komisi C, Rustam Sabona, Dinas dan Bagian terkait, Camat Pomalaa dan Baula, Kades dan tokoh masyrakat.

Langkah itu, menyikapi surat Direktur  PT Inco Nomor 11/PBPR-PML/VII/2009 terkait rencana reklamasi dan pasca tambang PT Inco, dan tindak lanjut dari surat Dirjen Minerla Batubara dan Panas Bumi serta Permen ESDM nomor 18 tahun 2008.

Manager Projek Pomalaa PT Inco, Boy Aditya menyatakan, selama ini PT Inco telah merehabilitasi area tambang sesuai standar yang berlaku.

Dirinya berharap melalui konsultasi tersebut dapat memberikan saran dan masukan positif dalam pembuatan rencana penutupan tambang dan reklamasi tambang dan reklamasi pasca tambang.

Begitupun manager Envik PT Inco, Piter Toding dalam pemaparannya menyatakan, disusunnya Rencana Penutupan Tambang (RPT) dilatar belakangi kontrak karya PT Inco, Tbk berdasarkan Kepres nomor B-745/pres12/1995/ berlaku hingga Desember 2025, perlu disusun RPT sesuai ketentuan UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, serta Permen ESDM nomor 18 tahun 2008.

Begitupun, sebelum RPT disusun, perlu dilakukan konsultasi dengan pemangku kepentingan atau stakeholders. Prinsip dasar RPT yakni prinsip lingkungan hidup, prinsip keselamatan dan kesehatan kerja serta prinsip konservasi bahan galian.

Sementara itu, Plh Sekab Kolaka, Ahmad Syafei berharap jangan hanya PT Inco yang melakukan hal tersebut. Semua perusahaan tambang yang memiliki izin KP melakukannya.

Jangan sampai hanya melakukan eksploitasi setelah itu ditinggalkan dan masyarakat Kolaka hanya dapat debunya.

Mantan Kepala BPMD ini menegaskan, selama ini yang hanya dipikirkan adalah bagaimana mengeluarkan izin Kuasa Pertambangan dengan mendapatkan uang, tanpa memikirkan bagaimana pasca tambangnya.

“Ini menjadi perhatian Dinas Pertambangan” harap Ahmad Syafei.   

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: