PDAM Sedot Air Waduk Kedung Ombo

Kompas 2009-08-05/E-paper Halaman 22  Nusantara

Boyolali – Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam waktu dekat menyedot air dari Waduk Kedung Ombo untuk melayani sekitar 25.000 jiwa di tiga kecamatan di perbatasan Boyolali dan Grobogan.

Pemasangan pipa dan pembangunan instalasi pengolahan air masih menunggu izin Menteri Kehutanan karena melintasi lahan milik PT Perhutani.

”Air untuk melayani 20 desa di Kecamatan Kemusu dan Juwangi di Boyolali serta Karangrayung di Grobogan. Kami berharap pekan depan sudah bisa memasang 13 kilometer jaringan pipa,” kata Direktur Utama PDAM Boyolali Cahyo Sumarso, Selasa (4/8).

Pada tahap awal, pengambilan air sekitar 50 liter per detik dan akan ditingkatkan hingga maksimum 100 liter per detik sesuai dengan kapasitas pipa. Selama ini masyarakat di Kemusu dan Juwangi bergantung pada sumur yang mengering setiap kemarau.

Bupati Boyolali Sri Moeljanto secara terpisah mengatakan, kesulitan air bersih saat kemarau menjadi persoalan rutin.

”Kami sedang mengupayakan membuat sejumlah embung (waduk kecil) untuk menampung air hujan.”

Di Kabupaten Magelang, meski persediaan air irigasi masih mencukupi, petani diimbau untuk memulai menanam palawija.

Cuaca pada musim kemarau dan dampak El Nino dikhawatirkan menimbulkan kekeringan pada bulan-bulan mendatang.

”Kami harapkan pula, petani tak menanam padi sebelum benar-benar turun hujan,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya dan Pengelolaan Hasil Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Magelang Bambang Purwanto, Selasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: