Dulu Optimis, Kini Pesimis

Kendari Pos 2009-08-4/Bumi Anoa hal 6

Raha– Penyusutan dugaan raibnya barang bukti (Bb) kayu jati sebanyak 2080 batang dan uang Rp 351. 321.000, belum juga rampung. Padahal, penyidik telah menghabiskan waktu hampir tiga bulan untuk meminta keterangan pada saksi untuk meminta keterangan para saksi-saksi.

Bahkan, auditor BPKP pun telah dilibatkan untuk membuktikan unsur melawan hukum dalam kasus  tersebut. Untuk menunjukkan keseriusan itu, penyidik Polres Muna pun telah menggelar ekspose kasus dengan BPKP di Polda Sultra pasca Pilpres lalu.

Namun kini, sikap pesimis mulai diperlihatkan aparat yang mengusut perkara yang merugikan negara itu. Ditemui di ruang kerjanya kemarin, Kasat Reskrim Polres Muna, AKP Agus Sugiarto bahkan menyatakan pihaknya masih kekurangan bukti. Pernyataan itu kontra dengan statement sebelumnya yang diucapkan dengan yakin bila penyusutan kasus ini kian jelas dan akan segera menemukan tersangka.

“Ekspose dengan BPKP sudah keluar. Kita cuma kekurangan satu bukti lagi terkait dengan raibnya BB uang Rp 351.321.00. Untuk melengkapi bukti administrasi yang kurang itu, kita sudah memeriksa bendahara Dishut Muna LA taele, kemarin.

Ya, tinggall bukti itulah yang kita rampungkan. Kalau masalah BB kayu jati, masih tahap pengembangan. Yang jelas itu sudah dilelang.Tapi kita fokus pada satu kasus dulu yaitu BB uang saja, agar pengusutannya tidak tumpang tindih”, argumen Kasat Reskrim Polres Muna itu apnjang lebar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: