Batugosok Bukan Kawasan Pertambangan

Kompas 2009-07-28/E-paper: Lingkungan & Kesehatan hal 13

Labuan Bajo- Penolakan eksplorasi tambang emas oleh PT Grand Nusantara di kawasan Batugosok, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, terus berlanjut. Sementara itu, ditegaskan bahwa kawasan Batugosok bukanlah daerah tambang, melainkan kawasan bagi pariwisata.

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat Matheus Hamsi, anggota DPRD, Fransiskus Sukmaniara, dan Ketua Gerakan Masyarakat Antitambang Bernadus Baratdaya menyampaikan hal itu di Labuan Bajo, Senin (27/7).

Penegasan itu menanggapi pernyataan Kepala Seksi Lindungan Lingkungan Mineral dan Panas Bumi Direktorat Teknik dan Lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria. Lana menyatakan, aktivitas Grand Nusantara murni eksplorasi berstandar nasional. Beberapa waktu lalu Kementerian Negara Lingkungan Hidup menyebutnya tahap eksploitasi.

Pihak ESDM berpendapat bahwa tahapan tambang tidak mengubah bentang alam atau menimbulkan banyak debu.

”Persoalannya, peruntukan kawasan Batugosok bukan untuk tambang, melainkan pariwisata sesuai Perda Kabupaten Manggarai Barat Nomor 30 Tahun 2005 tentang Tata Ruang Wilayah,” kata Matheus.

Sesuai izin Bupati Manggarai Barat Wilfridus Fidelis Pranda, luas area tambang 2.883 hektar (Kompas, 27/7).

Menurut Matheus, proyek tambang hanya kepentingan pemerintah pusat sehingga perlu dikoreksi. Potensi tambang, lanjutnya, tidak berarti harus selalu dibuka, tetapi harus disesuaikan dengan karakteristik daerah.

”Lihat contoh di Papua dengan tambang besar yang menimbulkan kerusakan lingkungan. Di Manggarai Barat pengembangan pariwisata amat menjanjikan dan lebih cocok,” katanya.

Tanpa komunikasi

Penambangan di lapangan dinilai tanpa komunikasi yang baik. ”DPRD yang menjadi bagian penting pemerintahan tidak diajak berkomunikasi. Tiba-tiba aktivitas langsung kegiatan di lapangan. Pihak DPRD jelas menolak,” kata Fransiskus Sukmaniara, anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Demokrat.

Dia khawatir, jika dipaksakan di Batugosok, kegiatan tambang emas justru memicu dampak lain, seperti reaksi penolakan langsung dari masyarakat. Hal sama pernah diungkapkan KNLH bahwa ada potensi benturan horizontal di lapangan.

Mengarah ke laut

Salah satu aktivitas yang dinilai membahayakan lingkungan adalah parit pembuangan limbah di puncak bukit yang mengarah ke laut.

Padahal, bangunan hotel berdiri di bagian bawah bukit, seperti Hotel Batugosok (di tepi selatan kawasan tambang) dan Hotel Seraya di pulau kecil di depan kawasan tambang.

Selain itu, PT Keramba yang membudidaya ikan kerapu juga mengeluh. Bak-bak penampungan ikan kini dipenuhi debu dari aktivitas tambang. Kondisi tersebut berbeda dengan pernyataan yang menyebutkan aktivitas tidak menimbulkan debu.

”Tamu-tamu, pengelola, ataupun karyawan Hotel Batugosok dan Hotel Seraya resah. Mereka terganggu aktivitas tambang emas itu,” kata Bernardus Baratdaya Ketua Gerakan Masyarakat Anti Tambang.

Kondisi lebih parah dikhawatirkan muncul apabila limbah akan dibuang ke laut. Kawasan pantai di bawah bukit terdapat taman bawah laut yang indah.

”Apabila tidak ada perhatian dari pemerintah pusat, kami bersama masyarakat akan bertindak sendiri, tentu dengan segala risikonya,” kata dia.

Menanggapi itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Pemkab Manggarai Barat John Jelahu menyatakan, parit tidak untuk membuang limbah, tetapi bagian eksplorasi.

”Parit itu bagian proses mencocokkan bebatuan di permukaan tanah dengan yang di dalam tanah. Investor tak akan membuang limbah ke laut, tetapi menggunakan teknologi pengolah limbah,” ujar John.

Apabila pemkab bersikukuh mengizinkan perusahaan beroperasi di lapangan, seperti diungkapkan Matheus, DPRD akan mengadukan hal itu ke DPR.

Pemkab Manggarai Barat, ujar John Jelahu, ”Kami siap menjelaskan apabila dipanggil komisi di DPR.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: