Pemanfaatan Sampah

Kendari Ekspres 2009-07-27/Kota Ekspres Hal 6

Kendari- Pemerintah kota Kendari telah lama menerapkan pemisahan jenis sampah saat pembuangan. Hal tersebut dapat ditemukan seperti di kantor-kantor pemerintah kota, jalan-jalan protokol dan tempat umum pembuangan sampah lainnya. Di sana, nampak penyediaan dua tempat sampah untuk organik dan non organic.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari, Ir Tin Farida, beberapa waktu lalu menjelaskan, bahwa pemisahan jenis sampah ini mempunyai alasan, dalam rangka pemanfaatannya.

Dia mengatakan, pandangan orang ketika disebut sampah, berarti sesuatu yang akan dibuang, tidak bermanfaat dan tidak memiliki nilai. Ternyata anggapan itu tidaklah tepat, terbukti setelah adanya pengelolaan sampah organik di TPA, diubah menjadi pupuk dan telah berhasil dipasarkan hingga keluar Kota Kendari.

“Tidak hanya sampah organik, tetapi sampah non organik atau sampah yang lama diurai oleh tanah, seperti plastik, ternyata memiliki manfaat dan nilai ekonomis. Seperti tas saya ini, terbuat dari plastik kemasan isi ulang minyak goreng.

Sepintas lalu, tas ini tak nampak berbahan dasar bekas plastik minyak goreng, nanti setelah melihat tulisan “Bimoli”, orang baru menyadari, bahwa tas saya ini terbuat dari sampah non organik,” katanya sambil memperlihatkan tas miliknya.

Dikatakan , tas miliknya yang cantik dan unik itu hasil karya dari anak-anak Sekolah Menengah Pertama di Kota Kendari “Bayangkan bila dikerjakan oleh orang memiliki keterampilan seperti menjahit, tentu banyak variasi dihasilkan dari sampah ini, dengan demikian dapat memberikan nilai ekonomis serta bisa menarik perhatian masyarakat agar memberdayakan sampah.

Seperti plastik detergen dapat dijadikan tempat penanaman bunga. Jadi selain bermanfaat juga membantu lingkungan dari sampah yang susah diurai,” bebernya.

Diungkapkan pula, pengelolaan sampah ini tengah di kembangkan bekerjasama dengan beberapa LSM lingkungan yang ada di Kota Kendari. Kegiatan untuk mensosialisasikannya melalui pelatihan akan dilaksanakan dalam waktu tidak lama lagi.

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya lingkungan dari pembebasan sampah,” ujar Tin Farida.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: