CoreMap Buton Terus Tingkatkan Perlindungan Karang

Media Sultra 2009-07-27/Daerah: Hal 7

Baubau– Kabupaten Buton memiliki wilayah laut cukup laus, yang kaya terumbu karang. Tak mengherankan, sejak tahun 2004, Buton terpilih sebagai salah satu daerah Corel Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap), atau program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang. Hingga kini, Coremap II Buton terus konsen meningkatkan perlindungan karang.

Leader Consultan Coremap II Buton, Dr Maruf Kasim menyatakan Coremap II merupakan program jangka panjang yang diprakarsai Pemerintah Indonesia, dengan tujuan melindungi, merehabalitasi dan memanfaatkan terumbu karang secara lestari untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Terumbu karang di Buton terbialng bagus. Beberapa tahun silam khususnya sebelum adanya Coremap, terjadi degradasi cukup besar, dimana ekspolitasi dan pengrusakan terumbu karang yang dilakukan masyarakat nelayan tak seimbang dengan upaya konservasi”, ungkapnya.

Menurut Maruf, kerusakan terumbu kang secara perlahan diminimalisir, ketika Coremap  II menjalankan program berbasis masyarakat.

Maruf menjelaskan, target terumbu karang yang dilindungi sampai akhir program adalah 10 % dari total luas terumbu karang .Peningkatan penutupan karang hidup sebesar 5 % per tahun.

Capaian karang yang dilindungi Coremap II Buton beberapa tahun lalu, hany sebesar 2, 18 %. Dengan penambahan 24 desa binaan tahun 2009, capaian meningkat hingga 4%.

“Sebelumnya daerah Perlindungan Laut (DPL) desa binaan Coremap II Buton berkisar 4 hingga 6 Ha. Nmaun, 24 desa binaan baru tersebut, dirancang minimal 10 Ha di masing-masing desa.

Ditargetkan hinnga akhir tahun 2009, di dukung peran kawasan konservasi laut daerah (KKLD), terumbu karang yang dapat dilindungi bisa mencapai 10%”, tegasnya.

Sementara pejabat, pembuat komitmen desa binaan Coremap II Buton sebelumnya, Abdul Rahim, SE M.Si menyatakan 24 desa binaan tambahan berada di bagian timur Kabupaten Buton diantaranya  Kecamatan Pasawajo, Lasilu, Siontipina, Wolowa, dan Kapontori.

Dijumllahkan 43 desa binaan lama, kini Coremap II Buton telah memilki desa binaan.

Abdul rahim mengakui, 24 desa tersebut dalam tahap pra-kondisi, dimana Coremap II Buton tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat  desa bersangkutan, memfasilitasi pembentukan kelembagaan pemberdayaan sumber daya terumbu karng  (LPTSK), dan motivator desa, serta mempersiapkan daerah perlindungan laut (DPL) yang diikat dengan peraturan desa.

Dengan adanya 24 desa binaan baru, maka dipastikan capaian terumbu karang yang dilindungi semakin meningkat.

Pemilihan desa binaan antaranya desa tersebut memiliki potensi terumbu karang, mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan, dan aktivitas masyarakat yang mengancam perusakan  terumbu karang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: