Polisi Cegat BBM Masuk ke Lokasi Pendulangan

Media Sultra 2009-07-24/ Halaman Utama

Kendari– Guna menhentikan aktivitas pendulangan dengan menggunakan mesin pompa, polisi mencegat setiap warga yang membawa masuk solar ke lokasi.

Polisi akan menjaga ketat dis emua tempat perbatasan dengan Bombana, seperti di Tinangge, Konawe Selatan, dan Watubannga, dan Kolaka, serta disekitar wilayah Bombana sendiri termasuk melalui angkutan laut.

“Dengan cara ini kita dapat menghentikan penggunaan mesin pompa. Saya sudah perintahkan Kapolres Kendari dan Konsel untuk mencegat setiap mobil yang  mengangkut solar. Kita juga akan melakukan pengawasan penyaluran solar di Bombana termasuk memantau di pelabuhan,” kata Kapolda Sultra, Brigjend Djoko Satryo, Minggu lalu.

Kapolda meminta dan menghimbau kepada seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Bombana agar tidak melayani perorangan maupun kelompok warga yang melakukan pembelian dirigjen atau tempat sejenisnya.

Ia mengancam akan memberikan teguran keras kepada setiap SPBU yang tidak mengindahkan himbauan tersebut.

Untuk diketahui, sebagian besar pendulang tradisional menggunakan mesin pompa untuk mengisap material bercampur emas.

Cara ini secara cepat dapat merusak lingkungan karena menimbulkan lubang-lubang besar hingga berdiameter 4-5 meter dan kedalaman 2-3 meter.

Meski dilarang, namun penggunaan mesin tetap saja marak. Tidak tegasnya pemerintah dan polisi menindak pemilik mesin membuat mereka tetap menggunakan mesin pompa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: