Perambahan Hutan Ancam Eksistensi PDAM

Kendari Ekspres 2009-07-23/ Sultra Raya Hal 16

Kolaka—Perambahan hutan yang terus menerus terjadi di wilayah

Kolaka khususnya disekitar sungai Sakuli Kecamatan Latambaga,

mengancam eksistensi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kolaka.

Pasalnya, satu-satunya sumber mata air PDAM Kolaka yang melayani

ribuan keluarga di Kolaka, tepat berada di sungai Sakuli Kecamatan

Latambaga.

Namun, dengan maraknya aksi perambahan hutan yang tidak

dapat dihentikan pihak terkait, membuat Intake (Sumur) PDAM terancam

kekeringan ataupun rusak akibat kerusakan hutan diatasnya.

Direktur Utama PDAM Kolaka, Ahmad Peokan, mengungkapkan semakin hari

intake PDAM semakin terancam dalam persediaan debit mata air yang akan

mengalirkan ke bak penampungan. “Perambahan hutan disekitar PDAM

mengancam keberadaan intake PDAM,” keluh Okang panggilan akrab Ahmad

Peokan.

Ahmad Peokan mengaku sudah berulang kali melaporkan masalah perambahan

hutan kepada Dinas Kehutanan, namun laporan tersebut seolah angin lalu

karena sampai hari ini belum ada tindak lanjut dari pihak kehutanan.

“Kami tidak bisa berbuat banyak dalam menjaga intake PDAM, karena

kasus perambahan hutan terus merajalela tanpa bisa dikendalikan,”

katanya.

Okang berharap, pihak dinas kehutanan tidak menutup mata terhadap

kasus perambahan hutan yang mengancam kehidupan masyarakat secara

umum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: