Kasus BB Kayu Jati Berjalan Seperti Kura-Kura

Kendari Ekspres 2009-07-22/Baubau Ekspres: Hal 9

Raha— Performa baru Polres Muna, yang berarti tenaga dan semangat baru, rupanya hanya baru di wajah. Kinerja, ups, belum bisa berbicara banyak.

Kasus BB Kayu jati dan pengembalian uang terdakwa dalam perkara lelang kayu jati Muna, belum tuntas hingga hari ini. Performa baru, tenaga kura-kura.

Kapolres Muna, AKBP Jemmy Rusdiatoro SSt Mk, melalui Kasat Reskrimnya, AKP Agus Sugiarso SIk, mengenai laporan kemajuan kasus ini, Kemarin (21/7) siang, mendalihkan kelambanan penyelidikan kasus ini karena kesibukan Pileg dan Pilpres.

“Kan, saya janjikan setelah Pilpres baru mau ekspose tahap II. Besok (hari ini, Red) kita ke Kendari untuk pra audit BPK.

Setelah itu baru kita tingkatkan ke penyelidikan. Kan, kemarin sibuk Pileg, Pilpres,dll. Saya sudah lapor Kapolres untuk ini. Kapolres juga desak cepat, tapi itu tadi alasannya,”jelas Agus.

Kasat Reskrim menegaskan kembali, penyelidikan kasus ini menuju tingkat penyelidikan kemungkinan besar baru menyelesaikan kasus pengembalian uang terdakwa.

Kasus BB kayu jati itu sendiri, menurut Agus, pihaknya masih butuh waktu penyelidikan untuk pendalaman lagi. “Kemungkinan kasus ini naik satu persatu, terpisah,”katanya.

Sedang kasus pengembalian uang, Agus menyatakan sudah tuntas, tinggal memperkuat audit BPK agar diketahui jelas angka kerugian negara yang ditimbulkan.

“Bisa jadi uang itu benar dibagi-bagi,”katanya. Kembali soal BB kayu, Agus membenarkan hasil penyelidikan mengungkapkan BB kayu senilai Rp 1,5 miliar lebih itu sudah dilelang.

Kegiatan lelang itu terjadi saat perkara ini masih menjalani proses banding. “Kayaknya sudah dilelang,”reka Agus.

Lalu apakah kegiatan lelang itu bisa dinyatakan legal, padahal status kayu masih BB dan perkaranya belum memiliki putusan berkekuatan hukum tetap?

“Inilah persoalannya. Putusan PN, kayu disita negara. Di MA, kayu dikembalikan pada Dishut. Jadi pada saat proses banding, kayu sudah dilelang.

Disitulah kemungkinan ada kesalahan administrasi,”paparnya. Kesalahan administrasi ini, lanjut Agus, masih diselidiki. “Untuk ini kita masih utuh waktu untuk pedalaman,”pungkasnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: