Dirut PDAM Keluhkan Perambahan di Intek Sakuli

Media Sultra 2009-07-22/Daerah: hal 7 

Kolaka–Direktur Uatama (Dirut) Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kolaka, Ahmad Peokan mengeluhkan hutan di areal intek sakuli.

Tindakan itu sangat berpengaruh pada kesediaan debit air. Begitupun penanganan dari Dinas terkait sampai saat ini belum dilakukan.

“Kami sampai melaporkan persoalan tersebut kepada Dinas Kehutanan,” ungkapnya, kemarin (21/7).

Menurut dia, meskipun pihaknya telah melaporkannya, sampai saat ini belum ada gerakan dari Dinas terkait. Akibatnya marak perambahan di areal intek skuli dan pihak PDAM tidak bisa berbuat banyak.

Ia menambahkan bahwa Dinas Kehutanan secepatnya melakukan razia di daerah tersebut. Apalagi intek sakuli merupakan sumber air bagi masyarakat kota Kolaka dan sekitarnya.

“Jangan sampai akibat perambahan debit air jadi berkurang. Ini kita tidak harapkan,” keluhnya.

Terkait kecilnya debit air yang mengalir kepada penganggaran PDAM saat ini, disebabkan system penampungan seri kubik.

Akibatnya semua pelanggaran tidak bisa di layani pada hari yang sama. PDAM telah mengajukan permohonan untuk penampungan air lebih besar antara 2 ribu hingga 3 ribu kubik.

“Yang direalisasi hanya penampungan 2 ribu kubik. Kalau ini sudah berjalan insya Allah semua pelanggan sudah bisa terlayani”, katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: