Drainase Amburadul, Lahan Kosong "Menganggur'

Kendari Pos 2009-07-21/Metro Kendari : hal 9

Pertumbuhan penduduk Kelurahan Wundudopi dalam tiga tahun terakhir mengalami kemajuan cukup pesat.

Rekapan pemerintah setempat. Rekapan pemerintah setempat, kampung yang mekar dari Kelurahan Lepolepo pada tahun 2006 lalu itu telah dihuni 2.187 Jiwa.

Bertambahnya penduduk di kelurahan yang merupakan bagian dari administarsi Kecamatan Wuawua tersebut tak lepas dari kehadiran sejumlah kompleks perumahan swasta.

Setidaknya ada 6 kompleks perumahan di mkelurahan pimpinan Faisal Syharir itu yang dibangunkan para pengembang yakni Lepo-lepo Indah, Lepo-lepo Permai, Bukit Lepo-Lepo, Kompleks Kehutanan, Baruga Mas dan satu perumahan lagi yang sementara dikerjakan, terletak disamping SPBU di Lepo-Lepo.

Kehadiran hunian baru itu rupanya menjadi masalah serius. Pasalnya, para deveploper yang membangun kompleks perumahan tidak menyertakan analisis Amdal yang paripurna.

Jangan heran bila hujan turun, kompleks perumahan dan beberapa titik pemukiman penduduk terendam baniir.

Masalah ini rupanya sudah lama jadi problem warga Wundudopi. Bukan sekali dua kali mereka menyampaikan keluhan ke pihak terkait tapi belum ada tanggapan tuntas.

Kasus ini lagi-lagi disampaikan saat Rembung Kampung Kendari Bertakwa digelar di kelurahan itu, akhir pekan lalu.

Hasbi, warga RT 01 RW 01 mengungkapkan, di lingkungannya yang terletak di kompleks perumahan Lepo-Lepo Indah, hujan satu jam saja, air langsung merendam rumah warga.

Itu gara-gara pembangunan perumahan disamping SPBU Lepo-lepo yang belum memiliki drainase.

“Kami sudah pertanyakan ke depan usulan kelurahan dari Musrenbang, ada skala prioritas yang didahulukan.

Kebijakan tersebut, tentunya dengan mengkonversi serapan dana, dan kemampuan pembiayaan dari dana talangan APBD.

“Yang jelas, semua masalah tersebut akan dikerjakan secara bertahap”, ungkapnya pejabat Bappeda tersebut. Begitupula halnya menyangkut persoalan drainase di Wundudopi.

Kata Rahman, memang sebelumnya ada kajian teknis dari instansi terkait dalam hal rekomendasi pendirian perumahan, hal ini dimaksudkan agar hadirnya beberapa griya tidak menimbulkan polemik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: