Sawah di Landono Puluhan Hektar Gagal Panen

Media Sultra 2009-07-16/Selekta: hal 12

Andoolo– Gagalnya panen hingga puluhan hektar sawah di Kecamatan Landono Kabupaten Konsel akibat kekeringan ternyata membuat geram Camat Landono.

“Ini akibat penebangan hutan secara liar makanya itu sawah-sawah, bahkan sekarang sudah beralih fungsi menjadi lahan tidak produktif”, ungkap camat Landono, Drs Muh. Israh, kemarin.

Maraknya penebangan hutan di kecamatan itu diakibatkan banyaknya oknum yang bermain.

“Illegal logging ini bagaikan lingkaran setan, ada semacam oknum yang terlibat sehingga kayu ini lolos terus, bahkan pak bupati dan pak wakil sendiri sering melakukan operasi tapi mereka tidak kapok-kapok juga”, ungkapnya.

Mengenai ijin, penebangan kayu oleh pengusaha-pengusaha kayu tersebut disinyalir ada keganjilan.

Disisi lain, ijin yang dipakai beberapa industri pengelolah kayu di kecamatan tersebut ternyata tidak diketahuinya. Pihak industri sendiri tidak pernah melaporkan usaha mereka ke pemerintah kecamatan.

Bersadarkan hasil pantauan, salah satu industri kayu yang berada dikecamatan tersebut ternyata memang memiliki tempat penimbungan kayu bulat tanpa dilengkapi Izin Pemungutan Hasil Hutan Kayu (IPHHK).

Mereka hanya memiliki ijin FAKO atau ijin untuk mendistribusikan kayu olahan saja.

Berdasarkan peraturan menteri nomor 55 tahun 2006 pasal 1 ayat 21 disebutkan bahwa tempat penimbungan kayu adalah milk pemegang IUPHHK/IPHHKI/IPK di dalam atau sekitar arealnya yang berfungsi menimbun kayu bulat dan kayu bulat kecil dari beberapa tempat pengumpulan kayu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: