Dampak Kemarau Ancam Lumbung Beras

Media Indonesia 2009-07-15/E-paper: Tanah Air hal 9

Cilacap–Dampak kemarau yang membuat kering ribuan hektare sawah di sejumlah daerah bakal mengancam produktivitas beras nasional kalau tidak segera diantisipasi.

Sedikitnya 3.600 kepala keluarga yang bermukim di empat desa di Kecamatan Kampung Laut, Cilacap, mulai merasakan dampak kekeringan.

Tanah pertanian se luas 1.300 hektare lebih tidak dapat ditanami padi lagi karena airnya terinterusi oleh air laut. Begitu juga dengan mata air di Batu Lawang, sekitar Nusakambangan.

Dampak kekeringan juga mulai terasa di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Air di Bendungan Sojomerto, Juero, Ledungpengilon, Kedungasem, dan Kedungsuren, susut hingga 40%.

Padahal, Kepala PU Kabupaten Kendal Sugiyono mengatakan pada kemarau tahun sebelumnya penyusutan hanya berkisar 10%-20% dari kondisi normal.

Sementara itu, Kepala Desa Manisharjo Rumadi mendesak Bupati Sukoharjo meninggikan Dam Tlobo, agar persawahan dapat memperoleh air irigasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: