Warga Inginkan Listrik Mikrohidro

Kompas 2009-07-14/E-paper; Nusantara hal 23

Banjarmasin – Masyarakat Dayak yang bermukim di kaki Pegunungan Meratus di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, meminta pemerintah kabupaten lebih banyak membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro di daerah mereka.

Selain banyak tersedia daerah aliran sungai arus deras, PLTMH dinilai murah untuk penerangan kampung-kampung di wilayah tersebut yang belum menikmati listrik sejak kemerdekaan.

Berdasarkan pantauan Kompas pada akhir pekan lalu di Loksado, akibat ketiadaan listrik, warga Desa Haratai 2 dan Desa Kamawakan, misalnya, terpaksa menggunakan genset untuk menerangi rumah.

Hal ini membuat kebutuhan bahan bakar minyak jenis premium tinggi. Harga premium eceran pun dengan sendirinya tinggi, Rp 8.000 per liter, padahal harga normalnya Rp 4.500 per liter.

”Itu pun warga tidak bisa menghidupkan genset semalaman penuh karena penghasilan mereka terbatas, biasanya cuma dinyalakan lima,” kata Pembakal Desa Kamawakan, Udin Samprong, Minggu (12/7).

Ia menambahkan, di wilayah itu beberapa desa memiliki air terjun dan sungai arus deras yang kemungkinan cukup layak untuk membangun PLTMH.

”Kalau ini bisa dibangun, bukan saja warga bisa menghemat BBM, tapi juga mendapatkan listrik secara murah,” kata Udin.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Hulu Sungai Selatan Gusti Rukhaimi di Kandangan mengakui adanya permintaan PLTMH tersebut. Namun, katanya, permintaan itu belum bisa dipenuhi karena anggaran dalam APBD sangat terbatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: