Kebakaran Hutan Melanda 10 Kabupaten/Kota di Riau

Media Indonesia 2009-07-14/E-Paper: Nusantara hal 8

Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau meluas dari sembilan menjadi 10 kabupaten/kota. Jumlah titik api turut meningkat dari 38 titik menjadi 40 titik api
Berdasarkan pantauan terakhir satelit National Oceanic Atmospheric and Administration (NOAA) 18, terdeteksi sebanyak 40 titik api kebakaran hutan dan lahan di 10 kabupaten/kota.

Kesepuluh daerah tersebut yakni Rokan Hilir dengan 13 titik api, Rokan Hulu dengan 2 titik, Bengkalis dengan 5 titik api, Siak 4 titik api, Pelalawan 5 titik api, Kampar 2 titik api, Indragiri Hulu dengan 3 titik api, Indragiri Hilir dengan 1 titik api, Kuantan Singingi dengan 4 titik api, dan Dumai 1 titik api.

‘’Suhu panas dengan tingkat penyulutan api yang ekstrem diduga menjadi penyebab maraknya kebakaran. Belum lagi krisis curah hujan yang melanda Riau sepanjang bulan ini,’’ kata staf Observasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika Pekanbaru Rasyidin di Pekanbaru, kemarin.

Ia menjelaskan potensi krisis hujan di Riau diperkirakan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Hujan terjadi hanya berintensitas ringan dan berlangsung pada malam hari. Kabut asap justru akan semakin pekat pada malam hari disebabkan tingkat kelembapan udara yang mendorong kabut asap turun ke daratan.

‘’Tiupan angin berkecepatan 10 knot membawa kabut asap dari arah tenggara menuju timur laut. Kondisi ini mengakibatkan kabut asap bertumpuk di wilayah Riau,’’ ujar Rasyidin. Sementara itu, kualitas udara di Riau terus memburuk.

Indeks standar pencemaran udara mencatat kualitas udara untuk Kota Pekanbaru tidak sehat atau mencapai 130 partikel per milimeter (ppm). Kondisi serupa juga terpantau dari Air Quality Monitoring System milik PT Chevron Pasifi c Indonesia.

Kualitas udara di beberapa tempat di Riau dinyatakan tidak sehat seperti Rumbai yang mencapai 130 ppm, Minas 132 ppm, Duri 400 ppm, dan Dumai 322 ppm
Saat menanggapi kondisi itu, Badan Lingkungan Hidup Riau mengeluarkan surat edaran ke 11 pemerintah Kabupaten/kota untuk melakukan penjadwalan dan membatasi aktivitas warga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: