Industri Ekstraktif Diatur Perpres

Kompas 2009-07-13/E-paper: Bisnis & Keuangan (Pertambangan)

Jakarta- Pemerintah segera menertibkan pelaporan penerimaan negara dari industri ekstraktif sektor pertambangan. Pelaksanaannya akan dilakukan melalui peraturan presiden yang segera diterbitkan.

Ketua Tim Teknis Persiapan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pelaksanaan Transparansi Pendapatan Negara dan Daerah dari Industri Ekstraktif M Husen, ketika dihubungi, Minggu (12/7), mengemukakan bahwa rancangan perpres itu telah diselesaikan tim lintas departemen.

Tim terdiri atas Departemen Keuangan, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Departemen Dalam Negeri di bawah koordinasi Kantor Menko Perekonomian.

Menurut Husen, rancangan perpres sedang diajukan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menunggu persetujuan.

”Sudah diajukan sejak tiga minggu yang lalu,” ujarnya.

Rancangan perpres itu disusun mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Perpres tersebut ditargetkan berlaku efektif 1 Januari 2010.

Inisiatif Transparansi Industri Ekstraktif (Extractive Industri Transparency Inisiative) adalah prakarsa internasional yang sudah berjalan di beberapa negara. Dalam praktiknya, sektor industri ekstraktif yang paling banyak terlibat adalah industri pertambangan minyak dan gas maupun mineral.

Perusahaan melaporkan hasil ekstraksi sumber daya alam yang mereka setor ke negara. Negara juga menyampaikan penerimaan yang berhasil dihimpun dari industri ekstraktif.

Dari kedua laporan tersebut dapat diketahui berapa besar pendapatan yang diperoleh perusahaan dan berapa yang disetor ke pemerintah. Jika terjadi perbedaan, hal itu bisa merupakan indikasi adanya ketidakberesan.

Sektor pertambangan dan mineral menyumbang 32 persen dari pendapatan negara tahun lalu. Namun, penerimaan negara ini kerap dipertanyakan publik.

Sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan atas biaya produksi migas yang ditagihkan ke negara (cost recovery) dan temuan Direktorat Jenderal Pajak atas dugaan penggelapan pajak yang dilakukan perusahaan batu bara menjadi indikasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: