Dephut Datangkan Tim Pencari Fakta

Kompas 2009-07-13/E-paper: Nusantara

Jambi- Departemen Kehutanan akan mendatangkan tim pencari fakta ke kawasan hutan produksi seluas 52.000 hektar di Kabupaten Tebo dan Tanjung Jabung Barat, Jambi, yang akan dikonversi menjadi hutan tanaman industri. Kedatangan ini terkait dengan protes kalangan aktivis lingkungan terhadap rencana konversi.

”Tanggal 21 Juli nanti, tim fact finding mission (pencari fakta) kami akan datang ke Jambi,” ujar Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Dephut Harry Santoso, Sabtu (11/7).

Menurut Harry, Menteri Kehutanan memang telah mencadangkan 52.000 hutan produksi menjadi HTI sesuai Surat Keputusan Menhut Nomor 777/Menhut-VI Tahun 2008.

Area yang dicadangkan menjadi HTI untuk dikelola PT Rimba Hutani Mas di bawah manajemen Sinar Mas Group ini adalah hutan eks HPH Dalek Hutani Esa seluas 33.776 hektar, eks HPH Hatma Hutani 8.587 hektar, eks HPH Limbah Kayu Utama 6.441 hektar, dan eks HPH Gamasia Hutani 3.226 hektar.

Akan tetapi, lanjutnya, SK pencadangan tidak serta merta mengubah seluruh kawasan hutan menjadi HTI. Karena itu, tim ini selama lima hari akan bertugas memotret kondisi hutan tersebut dari segi keanekaragaman hayati, topografi, kerapatan tanaman, hingga potensi lain di dalamnya.

”Jika memang ada bagian yang lebih layak menjadi area konservasi, harus dikeluarkan dari pencadangan HTI,” ujarnya.

Kedatangan tim pencari fakta, dijelaskan, untuk mengakomodasi desakan kalangan aktivis lingkungan yang menolak konversi hutan alam di sana menjadi HTI.

Penolakan itu didasari kondisi tutupan lahan yang masih sekitar 70 persen dan memiliki banyak sumber mata air.

Kawasan ini juga merupakan habitat gajah sumatera, harimau sumatera, dan pusat reintroduksi sekitar 100 orangutan yang diselamatkan dari praktik perdagangan ilegal.

Dua suku pedalaman, Talang Mamak dan Orang Rimba, juga berdiam dalam kawasan tersebut.

Ia melanjutkan, konversi menjadi HTI lebih diprioritaskan pada area penggunaan lain atau hutan produksi yang kondisi tutupan lahannya tidak bagus.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jambi Didy Wurjanto mengatakan, rencana konversi hutan alam menjadi HTI di Jambi sangat mengkhawatirkan. Tidak hanya di Kabupaten Tebo dan Tanjung Jabung Barat.

Penyangga Taman Nasional Kerinci Sebelat yang berada dalam wilayah Kabupaten Merangin juga terancam akan dikonversi.

Padahal, kawasan tersebut merupakan hulu DAS Batangmerangin, dan tutupannya mencapai 60 persen lebih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: