Tebing Longsor, Lima Orang Tewas Tertimbun

Kompas 2009-07-11/ E-paper: Nusantara

Bogor – Lima orang tewas dan dua lainnya luka-luka akibat tertimbun puing bangunan setelah tebing di belakang rumah mereka longsor, di Kampung Cijeruk, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (10/7) sekitar pukul 05.00.

Tebing roboh diduga akibat tidak kuat menahan rembesan air kolam ikan seluas 200 meter persegi dengan kedalaman 1,5 meter di sekitar rumah mereka.

”Baru dua langkah keluar kamar, saya mendengar suara ngejelegur. Dapur rumah ambruk. Saya keluar kamar karena mendengar suara daun pintu yang bolak balik terbuka dan tertutup sendiri.

Waktu itu saya baru saja selesai shalat subuh,” kata Ny Juariah (65), salah seorang korban selamat.

Tebing yang longsor tersebut menimpa dua rumah keluarga Toha, yang ditempati keluarga Umar, keluarga Ny Iie, dan keluarga Ny Juariah, yang semuanya masih memiliki hubungan darah atau kekeluargaan.

Kedua rumah berdiri di tempat itu sejak 15 tahun lampau. Satu rumah yang ditempati keluarga Umar dan Iie total ”lenyap” akibat material longsor menimbun seluruh rumah.

Sementara rumah yang ditinggali keluarga Juariah, walaupun hanya dapurnya yang tertimbun, akhirnya menjadi puing juga karena tidak mungkin dapat dihuni kembali.

Korban

Para korban yang tewas adalah penghuni rumah yang ditempati keluarga Umar/Iie. Mereka adalah istri Umar (Ny Imas, 30) dan dua anaknya (Lala, 10 dan Lina, 7) serta Ny Iie (istri almarhum Toha) dan anaknya (Rizky, 13).

Umar sendiri menderita luka berat, antara lain tulang betis kaki kanannya hancur karena tertimpa dan terjepit puing pagar tembok. Ia dirawat di RS PMI Bogor.

Keluarga Juariah selamat walaupun mereka sempat tertimpa bagian-bagian rumah yang lepas saat kejadian. ”Kepala saya kena batako yang jatuh. Sampai sekarang masih pusing,” kata Juariah.

Seorang cucunya, Opi (8), sempat mendapat perawatan medis karena mengeluh tulang bokongnya sakit akibat tertimpa kayu rumah. Tiga anggota keluarga lainnya selamat tanpa luka karena berhasil keluar rumah dengan cepat.

”Kecuali Opi yang masih tidur, semua penghuni rumah sudah bangun dan shalat subuh. Lala kami temukan masih mengenakan mukena,” kata Ujang Ibrohim, adik Juariah. Para korban yang selamat kini menumpang di rumah Ujang, juga di Kampung Cijeruk.

Wawan Setiawan (29), yang rumahnya dipisahkan Kali Cijeruk selebar tiga meter dengan halaman rumah para korban, menuturkan, sebelum suara keras terdengar, didahului suara keresek-keresek pohon bambu roboh dari belakang rumahnya. Berbarengan suara berdebam keras, tanah dan rumahnya bergetar. Dia pun langsung membopong anaknya dan lari keluar rumah.

”Saya melihat debu hitam menyelimuti udara di belakang rumah saya. Tidak lagi melihat rumah-rumah korban. Namun, terdengar suara Pak Umar yang merintih minta tolong. Warga tidak bisa langsung menolong karena debu masih tebal di udara,” paparnya.

Sekitar pukul 06.00 baru terlihat jelas kondisi korban. Mereka yang tewas tertelungkup dengan sebagian badan terbenam di Kali Cijeruk dan sebagian badan (pinggang sampai kaki) tertimbun material longsor.

”Perlu satu jam lebih untuk mengeluarkan Umar dari timbunan,” kata Wawan.

Tebing yang longsor tersebut diperkirakan sepanjang 20 meter dengan ketinggian 20 meter dan ketebalan dua sampai tiga meter. Dinding tebing roboh karena rapuh akibat air kolam ikan milik Ny Enah, warga Kampung Cijeruk.

Kolam itu dibangun sekitar dua meter dari pinggir tebing. Antara tepi tebing dan tepi kolam itu, antara lain, tumbuh rumpun pohon bambu.

Luas kolam ikan tersebut sekitar 200 meter persegi (20 x 5 meter) dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Jarak antara tepi tebing dan tepi kolam sekitar dua meter. Menurut warga setempat, kolam itu sudah lama ada dan dalam kondisi kering.

Baru satu minggu lalu kolam itu diperdalam dari satu meter menjadi 1,5 meter dan kemudian diisi air dari selokan. Kolam dan selokan itu dipisahkan jalan kampung (setapak) selebar sekitar satu meter.

”Pantas air kolam enggak penuh-penuh,” kata Endar, yang mengerjakan pembuatan kolam ikan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: