Menneg LH Instruksikan PPLH Nusra Cek Batugosok

Kompas 2009-07-11/ E-paper: Nusantara

Denpasar – Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar melalui Deputi I Bidang Tata Lingkungan Hermien Roosita menginstruksikan agar Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Nusa Tenggara R Sudirman mengecek penambangan di Batugosok dan lokasi lain di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Hal itu dibenarkan R Sudirman ketika dihubungi melalui telepon dari Denpasar, Bali, Jumat (10/7) siang. ”Saya sudah di Labuan Bajo dan Sabtu ini akan ke Batugosok,” kata Sudirman yang berangkat dari Denpasar ke Labuan Bajo bersama dua staf, Jumat pagi.

Dari Kupang dilaporkan, tim dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertolak ke Manggarai Barat untuk bergabung dengan tim pimpinan Sudirman. Tim dari Kupang melibatkan pejabat dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, dinas pariwisata, biro ekonomi, serta dinas pertambangan dan energi.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Husein Gulam di Kupang, Jumat, menuturkan, tim dari NTT akan bertugas di Manggarai Barat hingga Rabu (15/7).

Tugas tim adalah mencermati dampak kegiatan eksplorasi tambang emas di Batugosok, baik menyangkut pariwisata maupun terhadap lingkungan hidup.

Sesuai instruksi Menneg LH, tim gabungan, selain meninjau lokasi, juga akan melakukan pengecekan silang berbagai dokumen perizinan dengan peruntukan kawasan serta ketentuan yang berlaku, seperti UU Tata Ruang, UU Pertambangan, UU LH, Amdal, serta peraturan daerah tingkat kabupaten dan provinsi tentang tata ruang wilayah kawasan itu.

Menurut Sudirman, timnya juga akan mendengar masukan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, masyarakat, termasuk aktivis lembaga swadaya masyarakat yang selama ini gencar menolak pertambangan di Manggarai Barat.

Pertemuan dengan para aktivis Gerakan Masyarakat Antitambang direncanakan Sabtu malam di Labuan Bajo.

Labuan Bajo, Batugosok, dan sejumlah lokasi di sekitarnya merupakan kawasan penyangga Taman Nasional Komodo yang kini sedang dalam seleksi untuk ditetapkan sebagai tujuh keajaiban dunia.

Dua pulau di TN Komodo, yaitu Pulau Komodo dan Pulau Rinca, merupakan habitat binatang purba komodo atau disebut ora oleh masyarakat setempat. Kawasan laut TN Komodo kaya berbagai jenis ikan ikan hias dan ikan laut dalam serta memiliki 53 titik yang cocok untuk penyelaman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: