Dewan Pertanyakan Kemampuan Mesin Pengeruk

Media Sultra 2009-07-11/Ibukota: hal 6

Kendari- Dewan Kota Kendari kembali mempertanyakan pengeruk yang akan digunakan untuk mengeruk Teluk Kendari.

Hal ini dipertanyakan karena hingga sekarang mesin yang beranggaran 3 milyar  tersebut belum menunjukkan tanda-tanda untuk bekerja.

Lubis, S.Ag Anggota Komisi C DPRD meniali Pemkot lamban menyikapi masalah ini.

Jumat (10/7), Lubis di ruang kerjanya mengungkapkan kami dari  Dewan Kota menginginkan adanya kejelasan, seberapa besar sebenarnya kemampuan mesin pengerukkan yang dibeli Pemkot. Hal ini perlu disampaikan agar masyarakat juga tau, karena informasi rencana pengerukan teluk sudah membosankan warga.

Ia juga mmepertanyakan komitmen Pemkot terkait penyelamatan teluk tersebut. Alasannya, ada Kadis PU bahwa pengerukkan teluk Kendari masih menunggu berkurangnya lumpur di Teluk.

Pernyataan senada yang disampaikan  sekertaris Komisi C DPRD Kota Kendari, Burhanuddin . Ia menilai Pemkot tidak transparan soal pengeruk teluk Kendari ini.

“Kami sebenarnya tidak menginginkan masyarakat kita diberi informasi yang tidak pasti, karena dampaknya  mereka bisa kehilangan kepercayaan terhadap Pemkot”, ungkapnya.

Terkait dengan pembuatan kurungan lumpur, hal itu merupakan persoalan teknis. Tapi bagi dewan, yang dipertanyakan  adalah bagaimana dengan kemampuan mesin yang sudah dibeli Pemkot.

Sementara itu, Kadis PU Kota Kendari, Syamsul Bahri Sangga, menyatakan pengerukan teluk tetap dilakukan unit mesin baru penyedot lumpur.

“Saya dapat informasi akan ada penambahan mesin penyedot. Ini dilakukan untuk menunjang proses penyedotan lumpur teluk Kendari,” ungkapnya diruang kerjanya, Jumat kemarin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: