Taman Nasional Ujung Kulon

Media Indonesia 2009-07-10/E-paper: Nusantara

Asal-Usul-  Rumah bagi badak jawa atau Rhinoceros sondaicus ini merupakan taman nasional pertama yang dimiliki Indonesia. Kawasan ini berada di bagian paling barat Pulau Jawa. Sudah sejak 1820, pakar botani dari Belanda dan Inggris mengenal kekayaan hayati dari hutan hujan tropis di dataran rendah ini.

Kurang lebih 700 jenis fl ora bisa ditemukan.Kekayaan satwanya terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfi bi, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan, dan 33 jenis terumbu karang.

Berapa lahan yang dipakai untuk menampung seluruh kekayaan ini? TN Ujung Kulon berada di wilayah seluas 120.551 hektare. Mencakup Krakatau dan pulau kecil di sekitarnya, Handeuleum dan Peucang.

Begini sejarahnya, kawasan ini semula lahan pertanian yang hancur lebur oleh letusan Krakatau pada 1883. Akhirnya, kawasan ini kembali menjadi hutan dan pada 1910 pemerintah kolonial mengeluarkan status lindung.

Status itu dikeluarkan akibat maraknya penelitian yang merusak ekosistem hutan hujan dataran rendah itu. Namun, nyatanya, kerusakan berlanjut sehingga mulai 1921 kawasan itu dijadikan cagar alam. Di kemudian hari, cagar alam ini juga mengikutsertakan wilayah Gunung Honje.

Baru pada 1980, bentuk manajemen baru diterapkan, yaitu taman nasional. Komisi Warisan Alam Dunia UNESCO juga menetapkannya sebagai situs warisan alam untuk dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: