Wali Kota Minta Perda K3 di Tegakkan

Kendari Pos 2009-07-09/Metro: hal 11

Asrun, Wali Kota Kendari, terusik dengan perilaku warganya di lingkup Pemkot Kendari yang masih mengabaikan instruksi kawasan bebas sampah.

Pasalnya, komitmen menerapkan Perda K3 dengan sistem denda RP 50 Ribu,termasuk puntung rokok di sekitar kantor Wali Kota yang menjadi master project masih terabaikan. Puntung rokok masih berhamburan, tak satupun  yang diberi sanksi.

Dalam menyikapi msalah tersebut, Asrun memanggil Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Tin Farida untuk membahas Perda K3 sistem denda tersebut. Asrun sangat serius ingin merubah perilaku warga dalam membiasakan hidup bersih.

Bahkan, membuang puntung rokok semabarang tempat akan menjadi perhatian serius. Asrun berjanji akan mempertegas Perda K3.

Kawasannya pula akan diperluas, terutama di titik pantura Adipura. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap yang dimulai di lingkungan terkecil seperti di lingkup Kantor Wali Kota Kendari.

Sayangnya, intsrtuksi tersebut saat ini belum efektif, karena sistem pengawasan yang lemah dan belum ada pelanggar yang dikenakan sanksi.

Menurut Asrun, sistem pengawasan harus diperketat. Untuk kita akan melibatkan Satpol PP untuk mengawasi lokasi tersebut. Denda K3 yang diberikan pada pelanggar nantinya akan masuk menjadi pendapatan asli daerah.

Lebih lanjut, Asrun menjelaskan bahwa selain utnuk merubah perilaku warga, Perda K3 ini bisa juga menambah PAD.

“Kalau persoalan yang seperti itu, anggarannya tetap masuk PAD agar bisa dimanfaatkan untuk pembangunan daerah,” ungkapnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: