Banteng Masuki Permukiman, Petugas Menangkapnya tanpa Bius

Media Indonesia 2009-07-06/Berita Terkini

Jember:  Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Timur akan menangkap banteng (Bos Javanicus) yang memasuki permukiman warga di Jember dengan cara menggiring ke kandang tanpa menggunakan tembak bius, Senin (6/7).

Seekor banteng jantan keluar dari kawasan hutan lindung milik Perhutani di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan dan memasuki permukiman warga di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (5/7).

Kepala BKDSA Wilayah III Jatim, Abdullah Efendi Abbas, mengatakan, penangkapan banteng dengan menggunakan tembak bius akan berdampak buruk, karena banteng akan marah dan mengamuk serta ada kemungkinan mati.

“Sebelumnya, memang ada rencana untuk menembak bius banteng yang sudah terperangkap dalam gudang tembakau itu, namun niat itu diurungkan,” kata Abdullah. Menangkap banteng dengan cara tradisional seperti menggiring masuk ke kandang dinilai efektif dan tidak melukai banteng tersebut.

Ia menjelaskan, ada tiga kemungkinan banteng itu keluar dari kawasan hutan lindung, yakni habitatnya semakin sempit sehingga mencari habitat lain, banteng itu diusir oleh kelompoknya, atau karena musim kemarau banteng keluar mencari makanan dan minum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: