Hasil Tangkapan Belum Dilelang

Kompas 2009-07-01/e-Paper: Nusantara

Pontianak– Ikan hasil tangkapan delapan kapal nelayan China yang disita pekan lalu hingga saat ini belum juga dilelang. Penyidik TNI AL Pontianak yang menangani kasus ini masih menunggu penetapan dari Pengadilan Negeri Pontianak untuk melakukan lelang.

”Untuk lelang ikan sudah kita laporkan ke pengadilan untuk penyitaan, setelah itu baru bisa diajukan penetapan untuk lelang. Hal ini perlu segera dilakukan mengingat ikan itu bisa busuk,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Pontianak Kolonel Laut (P) Trikora Hardjo, Selasa (30/6).

Seperti diberitakan Kompas (24/6), Departemen Kelautan dan Perikanan menangkap delapan kapal nelayan China yang mencuri ikan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di Laut China Selatan atau sekitar 100 mil sebelah utara Kepulauan Natuna. Selanjutnya, setiap kapal berbobot 300 gros ton, 77 anak buah kapal, berikut ikan hasil tangkapan dibawa ke Pontianak, Kalimantan Barat, untuk diproses secara hukum.

Meskipun penangkapan dilakukan DKP, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983, penyidikan kasus illegal fishing di wilayah ZEEI dilakukan perwira TNI AL yang ditunjuk Panglima TNI.

Trikora mengatakan, ikan hasil tangkapan nelayan China itu kondisinya masih baik meskipun sudah satu bulan berada di kapal. Hal ini karena di dalam kapal nelayan China itu terdapat palka yang dilengkapi mesin pendingin.

Ikan di dua kapal nelayan China saat ini sudah dipindahkan ke salah satu gudang penyimpanan ikan milik salah satu perusahaan perikanan swasta Pontianak. Diketahui satu kapal memuat ikan 30 ton, sisanya disimpan di enam kapal lain dan belum diketahui berapa jumlah semuanya.

Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak Bambang Nugroho menyebutkan, ikan hasil tangkapan nelayan China itu dari jenis campuran. Ukurannya pun beragam, dengan cara penangkapan menggunakan pukat harimau atau trawl.

Terkait penanganan hukum kasus tersebut, Trikora menyebutkan, penyidikan sudah berjalan sekitar 70 persen. Dalam waktu 2-3 hari, berkas penyidikan diperkirakan sudah rampung dan bisa dilimpahkan ke kejaksaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: