Aktivitas Tambang Dalam Berhenti Total

Kompas 2009-07-01/e-Paper: Nusantara

Padang-  Persoalan perizinan dan keselamatan menyebabkan 10 perusahaan yang mengantongi izin tambang dalam di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, belum dibuka kembali. Pemerintah Kota Sawahlunto masih menunggu hasil audit tim Inspektorat Pertambangan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kepala Dinas Pertambangan, Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Sawahlunto Safriwal, Selasa (30/6), mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil rekomendasi dari tim inspektorat itu. Untuk sementara waktu, hanya tambang luar yang diizinkan beroperasi.

Khusus tambang yang meledak pada 16 Juni, Pemkot Sawahlunto sudah menutup total lubang tambang itu. Lubang tersebut dinilai tidak bisa digunakan lagi karena rawan terjadi kecelakaan.

Wali Kota Sawahlunto Amran Nur berharap rekomendasi dari Departemen ESDM bisa segera dikeluarkan dalam 1-2 hari ini agar aktivitas penambangan bisa berlanjut.

”Masyarakat tidak bisa menunggu terlalu lama karena tambang batu bara adalah sumber pendapatan mereka. Selain itu, penambangan batu bara di Sawahlunto memasok kebutuhan bagi PLTU Ombilin,” kata Amran.

Sekitar 90 persen batu bara yang digunakan PLTU Ombilin dipasok dari para penambang batu bara di Sawahlunto serta Kabupaten Sijunjung. Lokasi penambangan di dua daerah ini terletak dalam satu lokasi.

Hati-hati beri izin

Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi menyatakan, agar perizinan tambang dikeluarkan lebih hati-hati dan memerhatikan semua aspek agar ledakan tambang tidak terulang lagi.

”Saya berpendapat lebih baik masyarakat marah karena lubang tambang tidak segera dibuka daripada ada risiko seperti yang terjadi dua pekan lalu. Namun, keputusan membuka atau menutup lubang tambang berada di tangan Wali Kota Sawahlunto,” kata Gamawan.

Lubang tambang yang ditutup, menurut Gamawan, masih bermasalah. Masalah itu, antara lain, prosedur masuk ke lubang tambang belum sesuai standar atau di dalam lubang tambang masih banyak mengandung gas metan.

Penambangan dalam dilakukan dengan membuat lubang masuk serta lorong-lorong di bawah tanah. Pada dinding lorong terdapat batu bara yang ditambang. Sampai saat ini sebagian besar penambang dalam belum memerhatikan aspek keselamatan dan keamanan.

Gamawan berharap Pemkot Sawahlunto proaktif mengecek kadar metan yang terkandung dalam lubang-lubang tambang. Bila kadar metan terlalu tinggi, penambangan sebaiknya dihentikan sementara atau ada perlakuan khusus agar kadar gas metan tidak terlampau tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: