Pasar Emisi Dunia Bertambah Besar

Media Indonesia 2009-06-23/e-Paper Pop Lingkungan

Bermain saham dengan menggunakan sertifikat reduksi emisi (CER) kian populer, pasar emisi dunia pun bertambah besar.

Oleh: Clara Rondonowu

TRANSAKSI emisi melalui sistem pasar over the counter (OTC) sudah dimulai sejak 1990-an. Meski ketika itu volume dan frekuensinya masih sedikit, sekarang saat negara-negara di dunia semakin terlibat dengan upaya penyeimbangan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, jual beli emisi tumbuh semakin pesat
Nilai jual beli karbon melejit dari US$727 juta pada 2004 menjadi US$118 miliar pada 2008.

Belakangan, organisasi yang mengatur kriteria mendasar juga bermunculan. Makin terbentuklah kerangka dalam pasar emisi berikut prasyarat bagi pembeli maupun penjual yang terlibat di dalamnya.

Pasar yang besar dan bertambah rumit menjadi daya tarik tersendiri buat sejumlah perantara seperti pialang, pasar saham, pengumpul, dan ahli keuangan.

Jangan lupakan juga pelaku pinggiran seperti validator dan verifi kator, penyedia jasa informasi dan analisis, ahli hukum, serta konsultan karbon.

Peluang untuk masuk ke pasar karbon bertambah besar seiring dengan ramalan bahwa jual beli karbon global akan tumbuh menjadi 68% per tahun atau menembus US$669 miliar pada 2013.

Ambil contoh Eropa dengan skema jual beli emisi Uni Eropa (EU ETS). Skema tersebut menjadi propeler di balik volume perdagangan emisi yang luar biasa besar di pasar CDM-nya (skema mekanisme pembangunan bersih).

Pasar yang mendukung pembangunan berkelanjutan di negara berkembang tersebut mempunyai volume transaksi sebesar 2,12 miliar euro sepanjang 2005
Budaya pelaku bisnis berubah setelah kemunculan pasar emisi. Perusahaan besar di Eropa mulai memakai harga karbon sebagai parameter dalam pengambilan keputusan.

Sebentar lagi, Kanada akan membuka pasar emisi serupa. Pekan lalu, pemerintah Kana da mengutarakan rencananya membentuk pasar karbon yang berada dalam jaringan yang sama dengan pasar karbon Eropa dan pasar emisi yang diusulkan Amerika Serikat (di sana terdapat pasar nasional untuk mengurangi hujan asam serta beberapa pasar regional untuk nitrogen oksida.

Selain itu, terdapat beberapa pasar lain yang lebih kecil dan bersifat lokal untuk jenis polutan lainnya). Jaringan tersebut nantinya membentuk sistem jual beli polusi karbon yang mendunia.

Menteri Lingkungan Kanaa Jim Prentice menjelaskan negara itu sudah mengarahkan supaya pasar lokal membuka peluang bagi perusahaan Kanada dan individu untuk mengimbangi emisi dengan sistem kredit karbon.

“Apalagi proyek yang bisa diperjualbelikan lewat kredit karbon bisa dikembangkan dari berbagai lapisan ekonomi,” ungkap Prentice.

Mulai dari petani yang menanam secara organik hingga perusahaan pengolah tempat pembuangan sampah yang menangkap emisi metana untuk dijadikan bahan bakar. Di tengah geliat skema tersebut, Indonesia sedang berharap bisa mengumpulkan CER dari skema pencegahan deforestasi atau biasa digolongkan ke dalam CDM kehutanan.

Merujuk pada studi badan PBB urusan pangan dan pertanian (FAO) pada 2006, Menteri Kehutanan MS Kaban mengemukakan hutan beserta tanah di bawahnya di seluruh dunia menyimpan lebih dari 1 triliun ton karbon, yang berarti dua kali lipat jumlah karbon di atmosfer.

Sementara itu, kerusakan hutan, terangnya, menambah hampir 6 miliar ton CO2 ke atmosfer per tahun.

Untuk itu, dalam hitung-hitungan ekonomi, perdagangan karbon jelas menguntungkan. “Sayangnya hingga kini kita belum untung (dari skema perdagangan karbon) itu,” katanya.

Sudah banyak konsep dan skema perdagangan karbon yang berkembang, imbuh Kaban, tetapi kalangan di Indonesia masih minim sosialisasi dan diskusi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: