Dua Staf Dishut Muna Diperiksa Lagi

Kendari Pos 2009-06-15/Hal 5 Bumi Anoa

Kapolres: Masa Tumpukan Kayu Seluas Lapangan Bola Bisa Hilang Tak  Terbekas?

Raibnya 696 meter kubik barang bukti kayu jati tahun 2004 belum juga menemui titik terang. Akhir pekan lalu, Polres Muna memanggil Bendahara Dishut Muna, La Taele dan mantan Kasi Pemanfatan Hutan, Eman SE, untuk memperjelas  soal raibnya barang buki 696 kubik atau 2080 batang kayu jati.

Melalui Kasat Reskrim, AKP Agus Sugiarso membenarkan atas pemanggilan kedua staf Dishut tersebut, pihaknya untuk sementara waktu belum bisa berkomentar banyak terkait dengan hasil penyelidikan tersebut. Tapi, kesimpulan hasil dari penyedilikan akan dilakukan dalam waktu dekat. “Ada dua kesimpulan yang akan kita peroleh setelah memeriksa bendahara La Taele. Jika cukup bukti penyusutan kasus ini akan kita tingkatkan penyelidikannya ke penyedikan”, ungkap Agus Minggu kemarin (14/6). Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kapolres Muna, AKBP Jemmy Rosdiantoro, bahwa penyelidikan kasus ini terus dilakukan. Keberadaan kayu jati ini tidak jelas dimana. Apalagi semua instansi terkait terkesan lepas tangan. Jemmy mengaku heran karena tumpukan kayu seluas lapangan bola bisa hilang tak terbekas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: