Warga Kota Diminta Stop ke Bombana

Kendari Ekspres 2009-06-12/Hal 6 Kota Ekspres

Kawasan Tambang Steril dari Penambang Liar

Dewan Kota Kendari meminta kepada seluruh masyarakat kota agar tidak lagi ke Bombana jadi penambang. Karena secara administratif Pemkot tidak memberikan izin, dan secara operasional lokasi tambang untuk penambang tradisional juga sudah ditutup.

Kemarin (11/10), Sekertaris Komisi Dekot, Lodewijk Sonaru menyatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah berkunjung ke Bombana. Dengan tujuan Dewan Kota ingin tahu ketegasan dari Pemkab Bombana terkait pelarangan masuk kawasan tambang bagi pendulang. Setelah itu, Dekot juga melakukan koordinasi dengan dewan pemerintah setempat. Mulai dari jatah antara Pemkab Bombana dengan Pemrov tidak berlaku lagi, begitupula dengan Disnakertrans kota yang tidak memberikan lagi licence masyarakat kota untuk penambang emas di Bombana.

Dewan Kota berharap agar Pemkab Bombana segera menyampaikan surat koordinasi resmi ke pemerintah kota, yang tembusannya melalui DPRD Kota. Untuk dijadikan sebagai bahan informasi bagi masyarakat masing-masing daerah bahwa penambangan liar tidak dibolehkan lagi.

One Response

  1. Dewan kota & pemerintah kota Kendari jangan jadi arogan. RI1 & RI2 saja sudah menjelaskan bahwa pertambangan rakyat ditata saja, bagaimana cara menambang yg baik, bagaimana Pemda memberi bimbingan. Mengenai aturan sudah di atur UU pertambangan No. 4 Januari 2009. Kayanya Dewan Kota tidak kafable jadi anggota dewan, asal ceplos saja. Suruh belajar lagi mengenai UU, pasti menghabiskan anggaran lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: