Waktu Lelang, Saya tak Tahu Kalau Ada Kayu BB

Kendari Ekspres 2009-06-03/Hal.9 Baubau Ekspres

Menurut mantan Dishut Muna, Rahman TB, mengungkapkan dirinya tidak tahu kalau diantara kayu lelang ada barang bukti. Karena laporan asal-usul kayu yang disodorkan kepadanya adalah kayuan temuan.

“Saya Ketua panitia lelang, tapi kayu saya terima dari teman-teman yang lain. Katanya kayu temuan. Saya tidak tahu kalau ada barang bukti di dalamnya,” ungkap Rahman kepada wartawan koran Kendari Ekspres, Selasa Kemarin (2/6).

Semua resume lelang sebanyak dua kali dalam tahun 2005 itu menerangkan asal-usul kayu adalah kayu temuan. Oleh sebab itu, Rahman mengaku tidak tahu barang bukti kayu yang dimasukkan pada lelang yang pertama atau kedua.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam pernyataan Ali Samaria, Mantan Pelaksana Kadishut Muna, mengakui kayu itu sebagaian sudah dilelang. Terjadi ketika dirinya masih menjabat Pelaksana Kadishut Muna, yang menggantikan Arief Aty Malefu. Dirinya mengaku kayu tersebut sudah dilelang karena sering dicuri orang.

Karena kayu tersebut sering hilang maka pihaknya membawa ke Lampogu (Kelurahan Lampogu; Tempat penampungan kayu). Tapi karena kayu itu masih dicuri-curi juga, maka dibawa ke Pertamina (TPK samping SPBU PT Rapesa). Kemudian ketika ada kegiatan lelang, sebagaian kayu itu kemudian ikut dilelang. Ali Samaria mengaku berani melelang kayu tersebut karena tidak ada penetapan atas status kayu baik, oleh pengadilan maupun dari pihak pengadilan, meskipun pihak pengadilan pernah melakukan pemeriksaan setempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: