Pemupukan Rumput Laut Dinilai tak Berguna

Kendari Ekspres 2009-06-02/Hal.9 Baubau Ekspres

Menurut Prof Dr Jana T. Anggariredja dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kepada sejumlah wartawan, Sabtu (30/5) di rumah makan Betoambari mengungkapkan pemupukan tidak berguna bagi rumput laut. Bahkan hanya menambah biaya saja. Sementara hasilnya justru bisa mengancam. Jadi tolong ingatkan para petani untuk tidak menggunakan pupuk.

Selama melakukan pengamatan beberapa hari di Desa Waara dan Onewara Kabupaten Buton terdapat banyak kendala yang dihadapi petani rumput laut. Terutama dari segi kualitas dan teknik bertanamnya yang belum benar.

Dalam membudidayakan rumput laut, petani harus pandai-pandai memilih lokasi, memilih bibit, dan mengikat bibit. Selain itu, jarak anatra bibit yang satu dengan yang lain tidak boleh terlalu dekat. Begitupula dengan berat bibitnya harus mencapai 100 gram. Berdasarkan pengamatan Jana, petani di Desa Waara dan Onewara masih menggunakan bibit yang beratnya 50 gram.

Selain itu, para petani rumput laut kebanyakan melakukan panen terlalu cepat, dibawah 45 hari, yang seharusnya jadwal panen harus rata-rata 45 hari. Akhirnya petani tidak memiliki kualitas bargening yang bagus. Pasca panen kurang maksimal, perawatannya, dan pengeringannnya sehingga harganya rendah.

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut  berdasarkan hasil pengamatan Jana mengaku akan mengirim dua orang dari sebuah LSM konsen yang akan mendampingi petani rumput laut di Desa Waara dan Onewara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: