Pemerintah Harusnya Jadi Mediator Rakyat Mesti Dilibatkan

Kendari Pos 2009-05-29/Hal. 6 Bumi Anoa

Kilau Emas Bombana yang Memancarkan Konflik

Menurut  Ketua Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unhalu, Ir. Anas Nikoyan Msi, mengungkapkan bahwa pengelolaan tambang emas di Bombana seharusnya melibatkan masyarakat. Dengan alasan, warga bisa mengelola tambang dengan teknologi sedehana, kemudian pasar lokal dapat dijangkau masyakat setempat. Namun yang perlu diperhatikan adalah jika sepenuhnya diserahkan kepada rakyat untuk dikelola tambang emasnya, maka petensi konflik dan kerusakan lingkungan lebih besar terjadi. Dan kalaupun harus diserahkan kepada para investor sebaiknya dikelola dengan menggunakan teknologi tinggi, dan ramah lingkungan.

“Pengelolaan seharusnya transparan. Di sisi lain masyarakat lokal seharusnya diakomodir dengan sistem manajemen secara profesional. Selain itu, Pemkab harus memediasi pengelolaan tambang emas tersebut antara investor, dan penduduk setempat dengan tetap mengedepankan transparansi manfaat yang seharusnya diterima oleh masyarakat Bombana, pemerintah, dan perusahaan secara jelas. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari munculnya pertanyaan-pertanyaan yang bisa berujung pada potensi terjadinya konflik internal”, ungkap Anas.

Pendapat tersebut sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Koordinator Bidang Penelitian PPLH Unhalu, La Ode Arief MSc, bahwa pengelolaan tambang harus menggunakan teknologi tinggi. Pemkab Bombana seharusnya memberi kebijakan potensi tambang secara arif. Mengingat dalam satu lokasi lahan tambang, memiliki potensi tambang yang berbeda-beda. Seperti ada mengandung silfonium, tembaga, timah hitam, nikel, dan ada hanya emas. Limbah emas yang sudah dikelola sebaiknya jangan dibuang. Misal limbah tambang emas seperti silfonium bisa diolah kembali.

Selain itu, pemerintah perlu memberi arahan kepada penambang rakyat. Setelah mengelola, rakyat memperoleh dana, kemudian 100 persen dana hasil olahan tersebut dan 30 persen lagi disetor buat Pemkab untuk kebutuhan perancangan dan manajemen pengelolaan limbah dan lingkungan sehingga tidak rusak.

Sedangkan untuk para investor bukan hanya mengelola tambang  akan tetapi sebaiknya juga bisa mengarahkan masyarakat bagaimana menambang emas secara baik, dan bertanggung jawab mengelola lingkungan itu, nanti dibagi hasil.

Untuk ke depannya, diharapkan pengelolaan tambang emas Bombana membawa manfaat secara maksimal bagi seluruh rakyatnya, pemerintah, dan para perusahaan investor. Jangan ada lagi bagi-bagi lahan antara investor. Untuk saat ini sudah ada 12 investor mendapat izin KP dari Pemkab Bombana, salah satunya kini telah beroperasi yakni PT Panca Logam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: