Pekan Depan Tanah Ulayat Disurvey

Kendari Pos 2009-05-16/Hal.5

Selasa, pekan depan (19/5) tim identifikasi BPN akan segera melakukan idenfikasi tanah ulayat di Bombana. Tim identifikasi terbentuk dari hasil kesepakatan pada pertemuan terbuka anatara BPN dengan masyarakat Wumbubangka yang tergabung dalam aksi Front Rakyat Bombana Bersatu yang dilaksanakan di Aula BPN Sultra, Jumat (14/5) lalu. Pertemuan tersebut berlangsung selama tiga jam, menurut salah satu wakil massa FRBB menyatakan bahwa raja Rumbia mempunyai tanah seluas 5100 hektar. Sebanyak 4000 hektar dari luasnya sudah dihibahkan ke pemrintah untuk ditempati transmigran di sentra pemukiman SP-4 hingga SP-9. Tapi sisanya seluas 1100 hektar inilah yang mereka klaim sebagai tanah warisan warga. Lebih lanjut, “Itu tanah kami, kenapa PT. Panca Logam bisa mendapatkan izin KP dari Pemkab Bombana.Untuk itu, kami meminta BPN Sultra untuk bertindak adil apabila ke lokasi nantinya”. Dan BPN harus menggunakan gambar (pemetaan  gambar yang baru.

Menurut Kepala BPN Sultra, Mauridson Hutagalung, yang menerima massa FRBB, menyatakan BPN akan melakukan idenfikasi secara parsial terhadap tanah yang dituntut oleh FRBB. “Kalau memang masyarakat bisa membuktikan bahwa tanah mereka sudah termasuk SP-8 dan SP-9, maka pihak BPN harus melindungi”. Mauridson melanjutkan, jika ternyata dilokasi yang dikelola PT. Panca Logam termasuk tanah ulayat masyarakat Wumbubangka, maka PT. Panca Logam harus menyelesaikan dulu perkaranya dengan masyarakat sebelum melakukan kegiatan penamambangan.Selain melakukan identifikasi tanah ulayat, BPN akan mensertifikasi tanah masyarakat. Masyarakat yang sudah menguasai secara turun-temurun dan lokasi tidak termasuk kawasan hutan, maka akan mengeluarkan sertifikasi secara massal.

Dalam melakukan idenfikasi BPN akan menggunakan data tata ruang yang mereka keluarkan untuk menentukan letak penyelesaian sengketa pertanahan tersebut. Kalau memang tata ruang menyatakan lokasi KP termasuk tanah rakyat maka harus diselesaikan dengan masyarakat, tapi kalau masuk kawasan hutan maka harus diselesaikan dengan kehutanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: