Tolak Kuasa Pertambangan, Masyarakat Bentrok Dengan Aparat

23/04/2009 05:05 – Kasus Bentrokan
Unjuk Rasa Warga Bombana Diwarnai Bentrokan

Liputan6.com, Bombana: Sekitar seribuan masyarakat dari Desa Tahi Ite dan Raro Watu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Rabu (22/4), mendatangi kantor Bupati Bombana. Mereka protes atas beroperasinya 12 perusahaan tambang emas di dalam lokasi titik persebaran emas di kedua desa itu.

Massa yang memaksa masuk ke kantor bupati dihalau petugas sehingga terjadi aksi saling dorong. Karena jumlah aparat tidak sepadan, massa berhasil menjebol barisan keamanan.

Guna menghindari bentrokan, Sekertaris Daerah Idrus Effendy Kube bersedia menerima aspirasi pendemo. Karena keterangan Sekda dinilai berbelit-belit, massa kemudian memaksa Idrus untuk menandatangani surat pernyataan mencabut kuasa 12 perusahaan pertambangan yang telah beroperasi.

Warga jadi beringas ketika Sekda menolak dan meninggalkan pendemo. Massa kembali mencoba menerobos kantor bupati. Petugas dan para pendemo akhirnya teribat baku hantam. Dua orang pendemo diamankan polisi, dan seorang warga jatuh pingsan karena terkena pukulan benda tajam di bagian dada. Seorang wanita mengamuk dan meminta pertanggungjawaban aparat yang telah melakukan tindak kekerasan.

Polemik di Kabupaten Bombana kian berlarut setelah ditemukannya lokasi penambangan emas awal September 2008. Keadaan ini diperparah dengan ditutupnya lokasi tambang bagi penambang tradisional. Setelah itu 12 investor tambang masuk dengan izin bupati.(IAN/Arwan Ganda Saputra dan Asdar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: